<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://bengkulu.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Wahana News Bengkulu - Inspirasi Konsumen Bengkulu</title>
        <link>https://bengkulu.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita regional Bengkulu dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Bengkulu</description>
        <lastBuildDate>Wed, 07 Jan 2026 21:18:14 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by bengkulu.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Wahana News Bengkulu - Inspirasi Konsumen Bengkulu</title>
            <link>https://bengkulu.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>BPBD Rejang Lebong Imbau Warga 15 Kecamatan Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/bpbd&#45;rejang&#45;lebong&#45;imbau&#45;warga&#45;15&#45;kecamatan&#45;waspadai&#45;dampak&#45;cuaca&#45;ekstrem&#45;2N1kF7cwD4/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/bpbd&#45;rejang&#45;lebong&#45;imbau&#45;warga&#45;15&#45;kecamatan&#45;waspadai&#45;dampak&#45;cuaca&#45;ekstrem&#45;2N1kF7cwD4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 11:18:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Anita Lestari]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Rejang Lebong &#45; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meminta masyarakat di 15 kecamatan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Rejang Lebong -</strong> Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meminta masyarakat di 15 kecamatan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.</p><p>Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Rejang Lebong M Budianto saat dihubungi di Rejang Lebong, Kamis (7/5/2026), mengatakan kondisi cuaca saat ini sangat fluktuatif, ditandai dengan panas terik yang secara tiba-tiba berubah menjadi hujan deras.</p><p>"Saat ini masih dalam kondisi cuaca ekstrem. Masyarakat diminta untuk mewaspadai dampaknya karena cuaca panas bisa tiba-tiba berubah menjadi hujan deras dengan intensitas tinggi," kata dia.</p><p>Dia menjelaskan, fenomena cuaca ekstrem ini turut dipengaruhi oleh dampak El Niño yang memicu pola cuaca tidak menentu. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir akibat hujan lebat berdurasi lama, angin kencang, hingga suhu panas yang menyengat.</p><p>Menurut dia, masyarakat perlu menyadari bahwa bencana alam dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu, terutama saat pola cuaca berubah dalam waktu singkat.</p><p>"Masyarakat dihadapkan pada perubahan pola cuaca yang cepat. Oleh karena itu, kewaspadaan diri harus ditingkatkan," terangnya.</p><p>Pihaknya, kata dia, telah menyampaikan peringatan dini kepada pihak pemerintah kecamatan di seluruh wilayah tersebut. Potensi bencana yang patut diwaspadai meliputi banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung.</p><p>Selain kepada warga setempat, BPBD juga memberikan imbauan khusus bagi para pengguna jalan dan pemudik yang melintasi wilayah Rejang Lebong. Terdapat sejumlah titik rawan longsor yang perlu diantisipasi, khususnya di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumatera Selatan.</p><p>BPBD Rejang Lebong juga meminta para pengendara yang melintas di jalan lintas penghubung Provinsi Bengkulu dengan Sumsel ini untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama saat hujan turun guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/bpbd-rejang-lebong-imbau-warga-15-kecamatan-waspadai-dampak-cuaca-ekstrem_v6uoc2Q6QC.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Luncurkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor 2026</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/gubernur&#45;bengkulu&#45;helmi&#45;hasan&#45;luncurkan&#45;program&#45;pemutihan&#45;pajak&#45;kendaraan&#45;bermotor&#45;2026&#45;jX3p9s7tnH/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/gubernur&#45;bengkulu&#45;helmi&#45;hasan&#45;luncurkan&#45;program&#45;pemutihan&#45;pajak&#45;kendaraan&#45;bermotor&#45;2026&#45;jX3p9s7tnH/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 01 May 2026 22:45:12 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Kamila Aisyah]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu &#45; Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meluncurkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor tahun 2026 sebagai upaya mendorong kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat pembiayaan pembangunan daerah.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu -</strong> Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meluncurkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor tahun 2026 sebagai upaya mendorong kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat pembiayaan pembangunan daerah.</p><p>“Program ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat sekaligus jawaban atas aspirasi publik agar ada keadilan bagi wajib pajak," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat peluncuran di Bengkulu, Jumat (1/5/2026).</p><p>Dia menjelaskan kebijakan pemutihan pajak kendaraan ini menjadi momentum untuk memulai kembali kepatuhan pajak dari nol, setelah sebelumnya masih banyak masyarakat yang menunggak kewajiban.</p><p>Selain pemutihan, pemerintah provinsi juga menyiapkan program apresiasi berupa hadiah emas bagi wajib pajak yang taat sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah.</p><p>Helmi mengatakan kebijakan tersebut lahir dari berbagai masukan masyarakat, termasuk kritik di media sosial yang mempertanyakan keadilan antara wajib pajak patuh dan yang menunggak.</p><p>Menurut dia, pemerintah tidak sekadar memberikan klarifikasi, tetapi merespons dengan kebijakan konkret yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat luas.</p><p>Helmi menekankan pendapatan dari pajak kendaraan bermotor memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.</p><p>Namun demikian, dirinya mengakui keterbatasan anggaran menjadi tantangan, sehingga diperlukan partisipasi aktif masyarakat dalam membayar pajak untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.</p><p>Menurut dia, pada tahun sebelumnya pendapatan pajak dari kendaraan bermotor hanya sekitar Rp300 miliar, namun Pemerintah Provinsi Bengkulu tidak menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk setengah hati bahkan tidak membangun infrastruktur.</p><p>Bahkan, menurut Helmi, Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelontorkan jauh lebih besar, lebih dari Rp 600 miliar untuk membantu Infrastruktur jalan dan jembatan pada 2025.</p><p>Angka tersebut menjadi angka terbesar yang disediakan Pemerintah Provinsi Bengkulu sepanjang provinsi itu berdiri.</p><p>Dia berharap melalui program pemutihan itu, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih optimal dan merata di seluruh wilayah Bengkulu.</p><p>"Kalau kita ingin jalan bagus, jembatan baik, maka kesadaran membayar pajak harus menjadi bagian dari tanggung jawab bersama,” ujarnya.</p><p>Dengan peluncuran program tersebut, pemerintah provinsi menargetkan peningkatan kepatuhan pajak sekaligus mempercepat realisasi pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat. Program pemutihan akan berjalan sejak 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/gubernur-bengkulu-helmi-hasan-luncurkan-program-pemutihan-pajak-kendaraan-bermotor-2026_t1wMa62f6B.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemprov Bengkulu Bekali Pelajar SMA SMK Literasi Digital Tangkal Dampak Negatif Media Sosial</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pemprov&#45;bengkulu&#45;bekali&#45;pelajar&#45;sma&#45;smk&#45;literasi&#45;digital&#45;tangkal&#45;dampak&#45;negatif&#45;media&#45;sosial&#45;k80YdsrxGb/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pemprov&#45;bengkulu&#45;bekali&#45;pelajar&#45;sma&#45;smk&#45;literasi&#45;digital&#45;tangkal&#45;dampak&#45;negatif&#45;media&#45;sosial&#45;k80YdsrxGb/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 28 Apr 2026 22:55:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Nabilla Syahdena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu &#45; Pemerintah Provinsi Bengkulu membekali pelajar SMA dan SMK dengan literasi digital guna menangkal dampak negatif media sosial.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu -</strong> Pemerintah Provinsi Bengkulu membekali pelajar SMA dan SMK dengan literasi digital guna menangkal dampak negatif media sosial.</p><p>"Mereka harus memiliki inovasi sehingga ketika lulus dari SMA, sudah mempunyai arah. Selain itu, pembekalan juga penting untuk menangkal pengaruh negatif dari media sosial," kata Asisten I Sekretaris&nbsp;Daerah Provinsi Bengkulu Khairil Anwar di Bengkulu, Selasa (28/4/2026).</p><p>Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama para pihak membekali para pelajar dengan berbagai edukasi tentang manfaat dunia digital dan media sosial.</p><p>Pemprov mengedukasi para pelajar agar lebih memanfaatkan keuntungan-keuntungan yang di dapat lewat dunia digital dan media sosial, bukan sebaliknya terkena pengaruh negatif yang ada di dunia digital.</p><p>Menurut dia, pemanfaatan teknologi secara tepat juga dapat membuka peluang ekonomi bagi pelajar, bahkan dari hal sederhana yang dilakukan secara konsisten.</p><p>"Hal kecil pun bisa menghasilkan jika mereka mampu memanfaatkan teknologi dengan baik. Ini yang ingin kita tanamkan," kata dia.</p><p>Sebelumnya, pemerintah juga telah memperkuat literasi digital ramah anak sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang digital yang aman bagi generasi muda Bengkulu.</p><p>Upaya tersebut sejalan dengan penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak yang menekankan pentingnya perlindungan anak di ruang digital.</p><p>Melalui kebijakan tersebut pemerintah mendorong pengelolaan sistem elektronik yang lebih bertanggung jawab, termasuk dalam penyajian informasi dan konten digital yang aman bagi anak.</p><p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Zulhendri menekankan pentingnya literasi media bagi pelajar di tengah dinamika penggunaan media sosial.</p><p>Ketua Lembaga Edukasi dan Kajian Daerah Bengkulu Anugerah Wahyu menyampaikan kegiatan edukasi literasi akan berlanjut ke sejumlah daerah di Bengkulu melalui program roadshow.</p><p>"Ke depan kegiatan ini akan berlanjut. Masih ada lima kabupaten lagi, dan kami akan melakukan roadshow ke daerah-daerah tersebut," kata dia.</p><p>Pihaknya akan melakukan pemetaan terhadap sekolah yang aktif dalam pengelolaan media informasi sebagai bagian dari penguatan literasi digital di kalangan pelajar.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/pemprov-bengkulu-bekali-pelajar-sma-smk-literasi-digital-tangkal-dampak-negatif-media-sosial_0bXyBPdoj5.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Skandal Kios Ilegal Pasar Panorama Bengkulu, Dua Terdakwa Dituntut Berat</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/skandal&#45;kios&#45;ilegal&#45;pasar&#45;panorama&#45;bengkulu&#45;dua&#45;terdakwa&#45;dituntut&#45;berat&#45;bykb48SS9c/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/skandal&#45;kios&#45;ilegal&#45;pasar&#45;panorama&#45;bengkulu&#45;dua&#45;terdakwa&#45;dituntut&#45;berat&#45;bykb48SS9c/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 08:33:22 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Nabilla Syahdena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu &#45; Skandal dugaan korupsi penjualan kios ilegal di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, yang merugikan negara hingga Rp12,07 miliar, memasuki tahap tuntutan dengan dua terdakwa menghadapi tuntutan hukuman berat dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bengkulu pada Jumat (10/4/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu -</strong> Skandal dugaan korupsi penjualan kios ilegal di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, yang merugikan negara hingga Rp12,07 miliar, memasuki tahap tuntutan dengan dua terdakwa menghadapi tuntutan hukuman berat dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bengkulu pada Jumat (10/4/2026).</p><p>JPU Kejaksaan Negeri Bengkulu, Fri Wisdom Sumbayak, mengatakan tuntutan diajukan berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.</p><p>"Tuntutan ini berdasarkan Pasal 3 Jo Pasal 18 Undangan-undangan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 20 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana," kata dia.</p><p>Mantan anggota DPRD Bengkulu, Parizan Hermedi, dituntut pidana penjara selama 7 tahun 6 bulan, denda Rp500 juta subsider 4 bulan 20 hari, serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp7,62 miliar. Jika tidak dibayar, diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun.</p><p>Sementara itu, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagrin) Kota Bengkulu, Bujang HR, dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 4 bulan 20 hari. JPU tidak membebankan uang pengganti karena terdakwa telah mengembalikan Rp129 juta pada tahap persidangan sebelumnya.</p><p>Kasus ini bermula dari praktik pemanfaatan aset daerah tanpa prosedur resmi di kawasan Pasar Panorama. Kedua terdakwa diduga terlibat dalam penjualan kios di atas lahan milik Pemerintah Kota Bengkulu tanpa dasar hukum yang sah.</p><p>Dalam persidangan terungkap, Parizan Hermedi diduga membangun kios secara ilegal dan menjualnya kepada pedagang dengan harga bervariasi, mulai dari Rp5 juta hingga Rp310 juta per unit. Seluruh transaksi dilakukan di luar mekanisme resmi pengelolaan aset daerah.</p><p>Akibat praktik tersebut, negara mengalami kerugian hingga Rp12,07 miliar berdasarkan hasil perhitungan penyidikan dan fakta persidangan.</p><p>Penasihat hukum Parizan, Ana Tasia Pase, menyatakan pihaknya belum memberikan tanggapan atas tuntutan tersebut. Ia memastikan pembelaan akan disampaikan secara lengkap dalam agenda pleidoi mendatang.</p><p>"Kalau kami belum bisa berkomentar banyak, nanti di pembelaan kami akan uraian secara lengkap terkait dengan pembelaan kami, atas tanggapan tuntutan yang dibacakan jaksa," kata dia.</p><p>Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan pejabat publik dan dugaan penyalahgunaan aset daerah yang berdampak besar terhadap keuangan negara.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/skandal-kios-ilegal-pasar-panorama-bengkulu-dua-terdakwa-dituntut-berat_vT2BJa5GZx.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemprov Bengkulu Optimistis Ekonomi Tumbuh 4,82 Persen Meski Hadapi Tekanan Global</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pemprov&#45;bengkulu&#45;optimistis&#45;ekonomi&#45;tumbuh&#45;482&#45;persen&#45;meski&#45;hadapi&#45;tekanan&#45;global&#45;ve48c63cq7/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pemprov&#45;bengkulu&#45;optimistis&#45;ekonomi&#45;tumbuh&#45;482&#45;persen&#45;meski&#45;hadapi&#45;tekanan&#45;global&#45;ve48c63cq7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 06:12:51 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Kamila Aisyah]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO &#45; Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis perekonomian daerah tetap tumbuh sebesar 4,82 persen meskipun menghadapi tekanan geopolitik global.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO -</strong> Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis perekonomian daerah tetap tumbuh sebesar 4,82 persen meskipun menghadapi tekanan geopolitik global.</p><p>“Kami berharap, meskipun situasi global di Timur Tengah memberikan pengaruh, hal itu tidak terlalu memengaruhi Bengkulu,” kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, RA Denni, di Bengkulu, Kamis (9/4/2026).</p><p>Ia mengatakan saat ini dari konflik tersebut sudah ada gencatan senjata sehingga pihak Pemprov Bengkulu berharap hal tersebut bersifat permanen, sehingga dampak ekonomi global tidak sampai mempengaruhi perekonomian Bumi Merah Putih.</p><p>Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan langkah pencegahan terhadap tekanan ekonomi.</p><p>Ia menyebutkan upaya itu antara lain dengan mengoptimalkan penyediaan swasembada pangan melalui pencetakan lahan baru, program Sahesade (satu hektare satu desa) untuk lahan pertanian seperti jagung, serta pemberian stimulus pertanian.</p><p>Selain itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga berupaya memastikan stabilitas pasokan dan harga bahan pangan di tingkat masyarakat. Inflasi yang terkendali, menurut dia, akan memberikan iklim positif bagi perekonomian serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi baru.</p><p>“Stabilitas ekonomi daerah tercermin dari inflasi Bengkulu yang tetap terkendali pada level 2,7 persen secara tahunan pada 2025,” katanya.</p><p>RA Denni menjelaskan, perekonomian Bengkulu pada 2025 tumbuh sebesar 4,82 persen secara tahunan, meningkat dibandingkan dengan 2024 yang sebesar 4,62 persen (year on year/yoy). Capaian tersebut mendekati rata-rata pertumbuhan ekonomi Sumatra dan relatif sejalan dengan pertumbuhan nasional.</p><p>Menurut dia, sektor pertanian dan perkebunan, khususnya kelapa sawit dan kopi, bersama sektor perikanan serta perdagangan, masih menjadi penopang utama perekonomian Bengkulu.</p><p>Pemerintah daerah juga terus mendorong program strategis, seperti ketahanan pangan, cetak sawah, pengembangan kopi, penguatan UMKM, hingga optimalisasi distribusi antarwilayah.</p><p>Sementara itu, pengendalian inflasi yang tetap terjaga menjadi indikator penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi daerah.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/pemprov-bengkulu-optimistis-ekonomi-tumbuh-482-persen-meski-hadapi-tekanan-global_h6jaCqABBz." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kemenkeu Sebut Penyaluran Tunjangan Profesi Guru di Bengkulu Capai Rp219,15 Miliar</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kemenkeu&#45;sebut&#45;penyaluran&#45;tunjangan&#45;profesi&#45;guru&#45;di&#45;bengkulu&#45;capai&#45;rp21915&#45;miliar&#45;19w03H5Rxx/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kemenkeu&#45;sebut&#45;penyaluran&#45;tunjangan&#45;profesi&#45;guru&#45;di&#45;bengkulu&#45;capai&#45;rp21915&#45;miliar&#45;19w03H5Rxx/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 00:57:34 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Nabilla Syahdena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu &#45; Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) menyebut penyaluran tunjangan profesi guru (TPG) di Provinsi Bengkulu hingga awal April 2026 telah mencapai Rp219,15 miliar.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu -</strong> Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) menyebut penyaluran tunjangan profesi guru (TPG) di Provinsi Bengkulu hingga awal April 2026 telah mencapai Rp219,15 miliar.</p><p>"Penyaluran TPG di Provinsi Bengkulu hingga awal April tahun ini telah mencapai 24,23 persen atau Rp219,15 miliar dari total penerima sebanyak 18.769 guru," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Bengkulu Muhammad Irfan Surya Wardhana di Kota Bengkulu, Rabu (8/4/2026).</p><p>Untuk penyaluran TPG tersebut dilakukan melalui mekanisme penyaluran langsung dari kas negara ke rekening guru, sehingga dana dapat diterima lebih cepat tanpa jeda waktu dan melalui kebijakan tersebut meningkat efisiensi administrasi, mempercepat akses guru terhadap hak tunjangan, serta berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan peningkatan motivasi guru dalam menjalankan peran strategisnya dalam mendidik generasi penerus.</p><p>Ia menerangkan bahwa penerima TPG tersebut yaitu guru tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) di Provinsi Bengkulu dari alokasi TPG aparatur sipil negara daerah (ASND) regional Provinsi Bengkulu.</p><p>Penyaluran TPG di Provinsi Bengkulu dilakukan berdasarkan dengan verifikasi kinerja guru sehingga setiap penyaluran berbeda-beda dan disalurkan dalam empat tahap.</p><p>Meskipun demikian, masih terdapat guru yang belum menerima TPG karena rekening yang diserahkan oleh guru melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) tidak sesuai.</p><p>Oleh karena itu, lanjut Irfan, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dapat berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Dikbud untuk segera melakukan proses perbaikan rekening agar segera diselesaikan jika rekening penerima tidak sesuai.</p><p>Berikut penyaluran TPG di wilayah Provinsi Bengkulu yaitu Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak Rp18,1 miliar untuk 1.487 guru dari pagu anggaran Rp75,93 miliar, Kabupaten Bengkulu Tengah Rp11,94 miliar dengan penerima 1.035 guru dari alokasi Rp58,89 miliar.</p><p>Kabupaten Bengkulu Utara mencapai Rp24,41 miliar dengan penerima 2.119 dari alokasi anggaran Rp95,99 miliar, Kabupaten Kaur yaitu Rp15,74 miliar untuk 1.380 guru dari pagu Rp66,33 miliar, Kabupaten Kepahiang Rp13,75 miliar dengan 1.197 guru dari pagu Rp53,07 miliar, Kabupaten Lebong Rp9,74 miliar dengan 887 guru dari alokasi Rp41,02 miliar.</p><p>Kemudian, Kabupaten Mukomuko dengan penyaluran TPG sebanyak Rp16,07 miliar dengan 1.385 guru dari pagu anggaran Rp67,37 miliar, Kabupaten Rejang Lebong Rp16,79 miliar untuk 1.414 dari pagu Rp81,99 miliar.</p><p>Kabupaten Seluma yaitu Rp18,95 miliar dengan penerima 1.697 guru dari alokasi Rp80,02 miliar, Kota Bengkulu sebanyak Rp23,36 miliar dengan penerima 1.955 guru dari alokasi anggaran Rp87,49 miliar dan Provinsi Bengkulu dengan penyaluran TPG yang mencapai Rp50,29 miliar untuk 4.213 guru dari pagu yang mencapai Rp196,35 miliar.</p><p>Diketahui, saat ini penyaluran tunjangan TPG melalui kas negara sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) dan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani pada 13 Maret 2025 meresmikan mekanisme pembayaran baru TPG di Indonesia.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/kemenkeu-sebut-penyaluran-tunjangan-profesi-guru-di-bengkulu-capai-rp21915-miliar_Vr7EkoNsAK.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkot Bengkulu Dirikan Tiga Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pemkot&#45;bengkulu&#45;dirikan&#45;tiga&#45;dapur&#45;umum&#45;untuk&#45;warga&#45;terdampak&#45;banjir&#45;cMRlAsDdnq/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pemkot&#45;bengkulu&#45;dirikan&#45;tiga&#45;dapur&#45;umum&#45;untuk&#45;warga&#45;terdampak&#45;banjir&#45;cMRlAsDdnq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:07:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Nabilla Syahdena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu &#45; Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mendirikan tiga dapur umum di lokasi sekitar kawasan banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu (5/4/2026) malam, guna membantu warga yang terdampak bencana.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu -</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mendirikan tiga dapur umum di lokasi sekitar kawasan banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu (5/4/2026) malam, guna membantu warga yang terdampak bencana.</p><p>"Sudah kami koordinasikan, hari ini dapur umum langsung didirikan di tiga titik tersebut agar distribusi makanan bisa cepat dan merata," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu I Made Wardana di Bengkulu, Senin (6/4/2026).</p><p>Ia menjelaskan pembukaan dapur umum tersebut guna memastikan kebutuhan logistik masyarakat terdampak banjir, khususnya makanan siap saji, terpenuhi selama masa tanggap darurat.</p><p>Sejumlah kecamatan di Kota Bengkulu terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi.</p><p>Sebanyak tiga lokasi pembukaan dapur umum tersebut, yaitu Perumahan Korpri, Perumahan Ejukha, dan Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu. Sejumlah lokasi itu&nbsp;dinilai strategis untuk menjangkau pemenuhan kebutuhan makan warga terdampak banjir.</p><p>Pihaknya juga menyiagakan satu mobil dapur umum untuk mendukung operasional di lapangan, yang&nbsp;akan ditempatkan di Perumahan Ejukha sebagai pusat distribusi makanan ke wilayah sekitar.</p><p>Pihaknya mencatat beberapa wilayah mengalami dampak banjir paling parah, di antaranya Kelurahan Tanjung Agung dan Tanjung Jaya.</p><p>Di lokasi tersebut, genangan air cukup tinggi dan memaksa sebagian warga untuk bertahan di rumah maupun mengungsi ke tempat yang lebih aman.</p><p>"Dengan didirikannya dapur umum menjadi bagian dari langkah tanggap darurat pemerintah daerah dalam menangani dampak banjir, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya membaik," demikian Made.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/pemkot-bengkulu-dirikan-tiga-dapur-umum-untuk-warga-terdampak-banjir_sHk0qwtAC6." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkot Bengkulu Lanjutkan Pembangunan Gazebo di Kawasan Pantai Pasir Putih&#45;Jakat</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pemkot&#45;bengkulu&#45;lanjutkan&#45;pembangunan&#45;gazebo&#45;di&#45;kawasan&#45;pantai&#45;pasir&#45;putih&#45;jakat&#45;XBSz7G68lj/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pemkot&#45;bengkulu&#45;lanjutkan&#45;pembangunan&#45;gazebo&#45;di&#45;kawasan&#45;pantai&#45;pasir&#45;putih&#45;jakat&#45;XBSz7G68lj/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 06 Apr 2026 13:58:52 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Nabilla Syahdena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu &#45; Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melanjutkan pembangunan gazebo di sepanjang kawasan pantai, mulai dari Pantai Pasir Putih hingga Pantai Jakat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu -</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melanjutkan pembangunan gazebo di sepanjang kawasan pantai, mulai dari Pantai Pasir Putih hingga Pantai Jakat.</p><p>Pembangunan gazebo tersebut dilakukan karena adanya dukungan berbagai pihak, guna menciptakan rasa nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai.</p><p>"Kita juga akan melanjutkan pembangunan gazebo. Kita dapat 20 dari Bank Bengkulu, dari Bank Indonesia dapat 10, dan pihak lainnya nanti kita minta juga," kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Minggu (5/4/2026).</p><p>Ia menjelaskan keberadaan gazebo&nbsp;gratis tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata Kota Bengkulu, sebab biaya sewa tempat, sehingga kunjungan wisatawan&nbsp;semakin meningkat.</p><p>Ia menyebut bahwa dengan semakin lengkapnya fasilitas di kawasan Pantai Panjang, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Bengkulu akan terus meningkat.</p><p>"Saya ingin kota ini banyak dikunjungi orang, orang menginap di sini, belanja di sini. Dan keluarganya juga merasakan manfaatnya di Kota Bengkulu," kata dia.</p><p>Sebelumnya, Pemkot Bengkulu menganggarkan dana sebesar Rp1 miliar dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk pembangunan 100&nbsp;gazebo yang tersebar di sepanjang kawasan pantai mulai dari Pantai Pasir Putih hingga Pantai Jakat.</p><p>Pembangunan 100 gazebo sebagai fasilitas pendukung bagi para wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata pantai di Kota Bengkulu.</p><p>"Fasilitas ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh seluruh pengunjung dan menjadi solusi untuk mencegah kejadian-kejadian yang sempat terjadi beberapa bulan terakhir," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu Noprisman.</p><p>Pembangunan gazebo tersebut juga menjadi salah satu bagian dari pemerintah kota untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mempercantik wajah Pantai Panjang agar lebih rapi dan menarik.</p><p>Dengan adanya fasilitas gazebo gratis tersebut, diharapkan wisatawan memiliki ruang istirahat yang layak saat menikmati kawasan pesisir Kota Bengkulu.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/pemkot-bengkulu-lanjutkan-pembangunan-gazebo-di-kawasan-pantai-pasir-putih-jakat_EI22W5gQF0." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Pasuruan Diminta Bayar Rp28 Juta Saat Minta Tiang Listrik Dipindah, PLN Akhirnya Tanggung Biaya</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/warga&#45;pasuruan&#45;diminta&#45;bayar&#45;rp28&#45;juta&#45;saat&#45;minta&#45;tiang&#45;listrik&#45;dipindah&#45;pln&#45;akhirnya&#45;tanggung&#45;biaya&#45;0229yv2jpT/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/warga&#45;pasuruan&#45;diminta&#45;bayar&#45;rp28&#45;juta&#45;saat&#45;minta&#45;tiang&#45;listrik&#45;dipindah&#45;pln&#45;akhirnya&#45;tanggung&#45;biaya&#45;0229yv2jpT/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 05 Feb 2026 21:12:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Pasuruan – Keluhan seorang warga Dusun Krajan, Desa Karanganyar, Kecamatan Kraton, Pasuruan, menjadi perhatian publik setelah kisahnya viral di media sosial. Mustofa, pemilik lahan bersertifikat yang telah ditempati dua tiang listrik dan satu boks panel tegangan 20 ribu volt sejak sekitar tahun 1980, mengaku sempat diminta membayar Rp28 juta ketika mengajukan permohonan pemindahan tiang listrik tersebut.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Pasuruan –</strong> Keluhan seorang warga Dusun Krajan, Desa Karanganyar, Kecamatan Kraton, Pasuruan, menjadi perhatian publik setelah kisahnya viral di media sosial. Mustofa, pemilik lahan bersertifikat yang telah ditempati dua tiang listrik dan satu boks panel tegangan 20 ribu volt sejak sekitar tahun 1980, mengaku sempat diminta membayar Rp28 juta ketika mengajukan permohonan pemindahan tiang listrik tersebut.</p><p>Mustofa menuturkan, selama puluhan tahun lahan miliknya digunakan untuk penempatan fasilitas kelistrikan tanpa adanya kompensasi ataupun sewa. Permasalahan muncul ketika ia berencana membangun rumah di atas tanah tersebut dan merasa keberadaan tiang listrik sangat mengganggu.</p><p>“Saya pernah mengajukan pemindahan tiang satu tahun lalu, tapi tidak ada tindak lanjut. Petugas sempat memberi tahu kalau biaya pergeseran tiang itu sekitar Rp28 juta,” ujar Mustofa, Kamis (5/2/2026).</p><p>Cerita Mustofa yang awalnya hanya disampaikan kepada tetangga, tanpa diduga menyebar luas setelah diunggah di media sosial. Ia mengaku bersyukur persoalan tersebut akhirnya mendapat perhatian setelah viral.</p><p>“Saya bersyukur ada media sosial, akhirnya direspons PLN,” katanya.</p><p>Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Pasuruan, M Rizal Fauzi, menjelaskan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Ia menyebut bahwa pada awalnya tiang dan panel tersebut berdiri di lahan kosong.</p><p>“Sebelumnya tiang dan panel itu ada di lahan kosong. Saat kami cek, ternyata sudah ada bangunan warung yang menempel di tiang,” ujar Rizal.</p><p>Menurutnya, PLN juga telah mengambil langkah pengamanan sebelumnya dengan memindahkan panel yang semula berada di bawah tiang ke posisi lebih tinggi pada Maret 2025, demi faktor keselamatan.</p><p>“Kami sudah memindahkan panel dari bawah ke atas. Tiangnya tetap di posisi awal karena saat itu lahannya masih kosong, belum ada warung,” jelasnya.</p><p>Namun setelah bangunan berdiri dan pemilik merasa terganggu, PLN mempertimbangkan aspek keselamatan ketenagalistrikan. Rizal menyebut telah tercapai kesepakatan dengan pemilik lahan untuk menggeser posisi tiang ke titik yang lebih aman, dengan biaya sepenuhnya ditanggung PLN.</p><p>“Kami dan pemilik lahan sepakat melakukan pergeseran tiang ke posisi lebih aman. Pemindahan itu dengan biaya dari PLN,” tegasnya.</p><p>Dua tiang listrik tersebut tetap berada di lahan milik Mustofa, namun sudah dipindahkan ke lokasi yang tidak lagi mengganggu aktivitasnya. Proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar satu minggu, dengan kemungkinan pemadaman listrik sementara karena termasuk kategori tegangan menengah.</p><p>Mustofa mengaku lega dengan solusi yang dicapai. Ia menyebut ruang usahanya kini terasa lebih luas dan tidak lagi waswas dengan keberadaan tiang listrik tepat di samping warungnya.</p><p>“Petugas bilang warung hanya ditutup sehari saat pencopotan panel lama dan trafo. Selebihnya saya tetap bisa berjualan seperti biasa,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/warga-pasuruan-diminta-bayar-rp28-juta-saat-minta-tiang-listrik-dipindah-pln-akhirnya-tanggung-biaya_4Nuh6puYdi.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wagub Mian Sidak Anjungan Bengkulu di TMII</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/wagub&#45;mian&#45;sidak&#45;anjungan&#45;bengkulu&#45;di&#45;tmii&#45;1YbHONOFkP/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/wagub&#45;mian&#45;sidak&#45;anjungan&#45;bengkulu&#45;di&#45;tmii&#45;1YbHONOFkP/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 19 Jan 2026 20:35:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, bersama istrinya, Eko Kurnia Ningsih, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Anjungan Bengkulu yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (18/1).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta – </strong>Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, bersama istrinya, Eko Kurnia Ningsih, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Anjungan Bengkulu yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (18/1).</p><p>Sidak tersebut dilakukan untuk mengecek kondisi fasilitas Anjungan Bengkulu agar tetap terawat dan berfungsi dengan baik.</p><p>“Ya, hari ini kita mengecek fasilitas Anjungan Bengkulu yang ada di TMII. Jangan sampai ada fasilitas yang tidak terawat, karena itu tentu tidak baik. Selain itu, kita juga melihat hal-hal apa saja yang perlu menjadi catatan agar anjungan ini ke depannya bisa menjadi lebih baik,” ujar Mian.</p><p>Lebih lanjut, Wakil Gubernur Mian berharap Badan Penghubung Provinsi Bengkulu yang berada di Jakarta dapat lebih rutin memantau dan mengecek kondisi fasilitas anjungan.</p><p>“Tadi saya juga sudah menyampaikan kepada pihak Badan Penghubung di Jakarta agar rutin mengecek fasilitas yang ada di sini. Hal ini penting untuk menjaga agar seluruh sarana yang ada tetap terawat dan tidak cepat rusak,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/wagub-mian-sidak-anjungan-bengkulu-di-tmii_G9L3blXI3M.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemprov Bengkulu Jajaki Hibah Barang dari DKI Jakarta, Wagub Mian Temui Gubernur Pramono Anung</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/pemprov&#45;bengkulu&#45;jajaki&#45;hibah&#45;barang&#45;dari&#45;dki&#45;jakarta&#45;wagub&#45;mian&#45;temui&#45;gubernur&#45;pramono&#45;anung&#45;Rexi92d8fg/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/pemprov&#45;bengkulu&#45;jajaki&#45;hibah&#45;barang&#45;dari&#45;dki&#45;jakarta&#45;wagub&#45;mian&#45;temui&#45;gubernur&#45;pramono&#45;anung&#45;Rexi92d8fg/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 19 Jan 2026 19:31:53 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta – Pemerintah Provinsi Bengkulu mengupayakan kerja sama hibah barang dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Wakil Gubernur Bengkulu Mian bersama Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mendatangi Kantor Pemprov DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta – </strong>Pemerintah Provinsi Bengkulu mengupayakan kerja sama hibah barang dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Wakil Gubernur Bengkulu Mian bersama Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mendatangi Kantor Pemprov DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768829695_62627950382f1b83f43a.jpg"></figure><p>Kedatangan rombongan Pemprov Bengkulu tersebut bertujuan menyampaikan langsung permohonan nota kesepahaman (MoU) kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait rencana hibah barang untuk mendukung kebutuhan daerah.</p><p>Dalam pertemuan itu, Mian menjelaskan bahwa hibah yang diusulkan berkaitan dengan sarana penanggulangan bencana serta bantuan sosial yang dinilai sangat dibutuhkan di Bengkulu.</p><p>“Hari ini kami datang bersama Pj Sekda dan jajaran untuk mengajukan permohonan hibah barang. Harapannya, bantuan ini nantinya bisa dimanfaatkan maksimal bagi masyarakat Bengkulu,” ujar Mian.</p><p>Ia mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta telah merespons positif usulan tersebut dan meminta jajarannya menindaklanjuti permohonan dari masing-masing OPD Pemprov Bengkulu.</p><p>“Tadi Pak Pramono Anung sudah menginstruksikan jajarannya menindaklanjuti usulan ini. Mudah-mudahan bisa terealisasi karena ini murni untuk kepentingan masyarakat Bengkulu,” tambahnya.</p><p>Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu yang mendampingi Wakil Gubernur dan Pj Sekda dalam pembahasan rencana kerja sama hibah barang tersebut.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pemprov-bengkulu-jajaki-hibah-barang-dari-dki-jakarta-wagub-mian-temui-gubernur-pramono-anung_8625N0pBlw.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mandi di Sungai Ketahun, Pelajar SMAN 3 Lebong Ditemukan Meninggal</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/mandi&#45;di&#45;sungai&#45;ketahun&#45;pelajar&#45;sman&#45;3&#45;lebong&#45;ditemukan&#45;meninggal&#45;Ua81DaOnEU/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/mandi&#45;di&#45;sungai&#45;ketahun&#45;pelajar&#45;sman&#45;3&#45;lebong&#45;ditemukan&#45;meninggal&#45;Ua81DaOnEU/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 19 Jan 2026 19:27:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Lebong – Suasana duka menyelimuti Desa Lemeu Pit, Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong, setelah seorang pelajar SMA ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Ketahun, Senin siang (19/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Lebong – </strong>Suasana duka menyelimuti Desa Lemeu Pit, Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong, setelah seorang pelajar SMA ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Ketahun, Senin siang (19/1/2026).</p><p>Korban diketahui bernama Fahkry Afrizal (16), siswa SMA Negeri 3 Lebong, warga setempat. Peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban bersama sejumlah temannya mandi di sungai yang kerap dijadikan tempat aktivitas warga.</p><p>Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula sekitar pukul 13.30 WIB di kawasan Lubuk Tik Pe’ing, salah satu bagian sungai yang memiliki kedalaman cukup tinggi dan arus tidak menentu. Saat berenang, korban diduga terbawa arus ketika berada di area yang lebih dalam.</p><p>Sekitar satu jam berselang, korban tidak lagi terlihat di permukaan air. Salah seorang temannya, Riski (13), yang menyadari Fahkry menghilang, langsung meminta pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga.</p><p>Mendapat laporan itu, warga setempat segera melakukan pencarian secara bersama-sama di sekitar lokasi. Dengan peralatan seadanya, warga menyisir aliran sungai hingga akhirnya menemukan tubuh korban sekitar 50 meter dari titik awal korban mandi.</p><p>Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Lebong. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, Fahkry Afrizal dinyatakan telah meninggal dunia.</p><p>Jenazah korban selanjutnya dipulangkan ke rumah duka di Desa Lemeu Pit. Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, dengan melengkapi surat pernyataan resmi melalui pemerintah desa.</p><p>Rencananya, korban akan dimakamkan pada Selasa (20/1/2026) di pemakaman umum Desa Lemeu Pit.</p><p>Pihak keluarga dan aparat setempat mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di lokasi yang memiliki lubuk dalam dan arus deras.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/mandi-di-sungai-ketahun-pelajar-sman-3-lebong-ditemukan-meninggal_0u13POWNyZ." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kecelakaan Pagi di Padang Panjang, Siswa SMK Meninggal Dunia di Jalan Lintas</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/kecelakaan&#45;pagi&#45;di&#45;padang&#45;panjang&#45;siswa&#45;smk&#45;meninggal&#45;dunia&#45;di&#45;jalan&#45;lintas&#45;13Ydo6lc1u/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/kecelakaan&#45;pagi&#45;di&#45;padang&#45;panjang&#45;siswa&#45;smk&#45;meninggal&#45;dunia&#45;di&#45;jalan&#45;lintas&#45;13Ydo6lc1u/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 19 Jan 2026 12:13:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang Panjang – Seorang pelajar kelas 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Padang Panjang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Padang Panjang–Batusangkar, Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur, Senin pagi (19/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang Panjang – </strong>Seorang pelajar kelas 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Padang Panjang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Padang Panjang–Batusangkar, Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur, Senin pagi (19/1/2026).</p><p>Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 07.17 WIB, saat arus lalu lintas dipadati warga dan pelajar yang hendak berangkat ke sekolah.</p><p>Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengatakan korban bernama Gilang Pratama (16), warga Padang Panjang, yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi BA 6799 CS.</p><p>“Korban mengalami kecelakaan saat kondisi lalu lintas sedang padat oleh warga dan pelajar,” ujar AKP Pifzen.</p><p>Menurut keterangan polisi, sepeda motor yang dikendarai korban bertabrakan dengan mobil Suzuki Ertiga yang dikemudikan Djoko Prasetyo (63), warga Jalan Rasuna Said, Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat.</p><p>Dalam insiden tersebut, korban terjatuh dan kepalanya terbentur keras ke bagian ban mobil, sehingga mengalami luka berat di bagian kepala. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.</p><p>Petugas Satlantas Polres Padang Panjang yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan.</p><p>Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit setempat untuk keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut.</p><p>“Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polres Padang Panjang,” tambah AKP Pifzen.</p><p>Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pelajar, agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama pada jam-jam padat di pagi hari.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/kecelakaan-pagi-di-padang-panjang-siswa-smk-meninggal-dunia-di-jalan-lintas_hJ2yOfls62." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Perempuan Asal Bengkulu Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Kabupaten Lebong, Polisi Temukan Obat Kuat dan Alat Kontrasepsi</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/perempuan&#45;asal&#45;bengkulu&#45;ditemukan&#45;tewas&#45;di&#45;kamar&#45;hotel&#45;kabupaten&#45;lebong&#45;polisi&#45;temukan&#45;obat&#45;kuat&#45;dan&#45;alat&#45;kontrasepsi&#45;K7dO1L1wtg/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/perempuan&#45;asal&#45;bengkulu&#45;ditemukan&#45;tewas&#45;di&#45;kamar&#45;hotel&#45;kabupaten&#45;lebong&#45;polisi&#45;temukan&#45;obat&#45;kuat&#45;dan&#45;alat&#45;kontrasepsi&#45;K7dO1L1wtg/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 17 Jan 2026 01:02:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Aparat kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas penemuan sesosok mayat perempuan di salah satu kamar hotel di Desa Sukau Mergo, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, Jumat (16/1/2026) malam.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu –</strong> Aparat kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas penemuan sesosok mayat perempuan di salah satu kamar hotel di Desa Sukau Mergo, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, Jumat (16/1/2026) malam.</p><p>Korban diketahui bernama Diana Emilda (46), seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Jenazah ditemukan di kamar nomor 9 hotel tersebut dalam kondisi terlentang di lantai.</p><p>Olah TKP dipimpin langsung oleh Kapolsek Lebong Utara bersama Unit Identifikasi serta personel piket Reskrim Polres Lebong. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi kejadian, termasuk memeriksa kondisi tubuh korban dan mengamankan sejumlah barang bukti.</p><p>Saksi bernama Zulfia Erni (58) mengungkapkan, sebelum kejadian korban sempat menghubunginya melalui WhatsApp sekitar pukul 19.00 WIB untuk meminta diantarkan makanan dan minuman ke kamar hotel.</p><p>Namun setibanya di lokasi, kamar korban dalam keadaan terkunci. Setelah memanggil petugas hotel dan mengintip melalui jendela belakang, saksi melihat korban sudah tergeletak tidak bernyawa di dalam kamar. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.</p><p>Dari hasil olah TKP, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di dalam kamar, petugas menemukan beberapa barang, di antaranya tisu bekas pakai, botol air minum, obat-obatan yang diduga obat kuat, pil Samcodin, serta alat kontrasepsi yang telah digunakan.</p><p>Pemeriksaan awal oleh tim medis RSUD Kabupaten Lebong menyebutkan korban diperkirakan meninggal dunia sekitar enam jam sebelum dilakukan pemeriksaan. Meski tidak ditemukan luka pada tubuh korban, terdapat darah keluar dari mulut.</p><p>“Dugaan sementara korban meninggal akibat overdosis. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ungkap petugas.</p><p>Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/perempuan-asal-bengkulu-ditemukan-tewas-di-kamar-hotel-kabupaten-lebong-polisi-temukan-obat-kuat-dan-alat-kontrasepsi_5cIc5sIQoK.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Raya Baitul Izzah, Tekankan Kesadaran Spiritual dan Kepedulian Lingkungan</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/peringatan&#45;isra&#45;miraj&#45;di&#45;masjid&#45;raya&#45;baitul&#45;izzah&#45;tekankan&#45;kesadaran&#45;spiritual&#45;dan&#45;kepedulian&#45;lingkungan&#45;r4a7O04dAp/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/peringatan&#45;isra&#45;miraj&#45;di&#45;masjid&#45;raya&#45;baitul&#45;izzah&#45;tekankan&#45;kesadaran&#45;spiritual&#45;dan&#45;kepedulian&#45;lingkungan&#45;r4a7O04dAp/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 16 Jan 2026 20:38:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wa sallam 1447 Hijriah/2026 Masehi digelar di Masjid Raya Baitul Izzah, Bengkulu, Jumat (16/1). Kegiatan ini mengusung tema “Pesan Ekoteologi dalam Peristiwa Isra Mi’raj” sebagai ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan kepedulian terhadap lingkungan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – </strong>Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wa sallam 1447 Hijriah/2026 Masehi digelar di Masjid Raya Baitul Izzah, Bengkulu, Jumat (16/1). Kegiatan ini mengusung tema “Pesan Ekoteologi dalam Peristiwa Isra Mi’raj” sebagai ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan kepedulian terhadap lingkungan.</p><p>Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyampaikan bahwa Isra Mi’raj mengandung pesan utama tentang perintah shalat sebagai sarana membangun hubungan yang kokoh antara manusia dan Allah Subhanahu wa ta’ala. Menurutnya, shalat menjadi fondasi kesadaran spiritual yang membentuk karakter, sikap, dan tanggung jawab sosial.</p><p>Herwan menegaskan bahwa nilai-nilai Isra Mi’raj tidak hanya berkaitan dengan ibadah ritual, tetapi juga menuntun manusia menjalankan peran sebagai khalifah di bumi. Penghayatan shalat, lanjutnya, akan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan serta memperkuat kontribusi bagi pembangunan daerah.</p><p>“Nilai-nilai shalat yang dihayati dengan baik akan menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan, sekaligus mendorong kemajuan Provinsi Bengkulu,” ujarnya.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768830127_6a1896389dae43ee1be6.jpg"></figure><p>Sementara itu, penceramah kegiatan, Ustaz Ahmad Farhan, menekankan pentingnya memperbaiki niat dan tujuan hidup melalui hikmah Isra Mi’raj. Ia menjelaskan bahwa perjalanan spiritual Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kedekatan dengan Allah Subhanahu wa ta’ala harus tercermin dalam akhlak sehari-hari.</p><p>Menurutnya, shalat tidak hanya memperkuat hubungan vertikal dengan Allah Subhanahu wa ta’ala, tetapi juga membangun harmoni dengan sesama manusia dan alam. Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bengkulu, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai kalangan.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/peringatan-isra-miraj-di-masjid-raya-baitul-izzah-tekankan-kesadaran-spiritual-dan-kepedulian-lingkungan_i3joPrRAdw.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Anak SD yang Diduga Korban Percobaan Penculikan, Sudah Pulang dengan Selamat</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/anak&#45;sd&#45;diduga&#45;korban&#45;percobaan&#45;penculikan&#45;sekarang&#45;susah&#45;pulang&#45;dengan&#45;selamat&#45;CHiu4m0FCS/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/anak&#45;sd&#45;diduga&#45;korban&#45;percobaan&#45;penculikan&#45;sekarang&#45;susah&#45;pulang&#45;dengan&#45;selamat&#45;CHiu4m0FCS/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 16 Jan 2026 20:08:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Kabar lega datang dari keluarga M. Fahri Ramadhan (12), warga Kelurahan Tengah Padang, Kota Bengkulu. Anak Sekolah Dasar yang sempat dilaporkan hilang itu akhirnya kembali ke rumah dalam keadaan selamat pada pagi hari. Meski demikian, Fahri ditemukan dengan luka ringan berupa goresan di bagian kaki dan masih mengalami trauma akibat peristiwa yang menimpanya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – </strong>Kabar lega datang dari keluarga M. Fahri Ramadhan (12), warga Kelurahan Tengah Padang, Kota Bengkulu. Anak Sekolah Dasar yang sempat dilaporkan hilang itu akhirnya kembali ke rumah dalam keadaan selamat pada pagi hari. Meski demikian, Fahri ditemukan dengan luka ringan berupa goresan di bagian kaki dan masih mengalami trauma akibat peristiwa yang menimpanya.</p><p>Informasi dari pihak keluarga menyebutkan, Fahri diduga menjadi korban upaya penculikan oleh orang tak dikenal. Peristiwa itu bermula saat korban bermain di sekitar kawasan Masjid Jamik. Di lokasi tersebut, tiga orang dewasa yang belum diketahui identitasnya menghampiri Fahri dan membujuknya dengan menawarkan makanan serta sebuah telepon genggam baru.</p><p>Awalnya korban menolak ajakan tersebut. Namun, setelah dibujuk berulang kali, Fahri mengaku tidak sepenuhnya memahami bagaimana dirinya akhirnya ikut bersama ketiga orang itu. Korban kemudian dibawa ke arah kawasan pantai dan ditahan di sebuah rumah yang terletak di lokasi terpencil.</p><p>Dalam situasi lengah, Fahri berhasil memanfaatkan kesempatan untuk melarikan diri. Ia berusaha mencari pertolongan hingga akhirnya bisa kembali ke rumah keluarganya dengan selamat.</p><p>Saat ini, kondisi fisik korban dilaporkan cukup baik meski masih mengalami shock dan trauma. Keluarga berharap peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap keberadaan anak-anak di ruang publik.</p><p>“Kami sangat bersyukur Fahri bisa kembali. Kami berharap kejadian seperti ini tidak menimpa anak-anak lain,” ujar salah satu anggota keluarga kepada Wartawan Berita Manna, pada Jumat (16/1/2025)&nbsp;</p><p>Pihak keluarga juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama di tempat umum, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/anak-sd-diduga-korban-percobaan-penculikan-sekarang-susah-pulang-dengan-selamat_8IF9ep7V51." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pejabat Dinkes Seluma Digerebek oleh Istri Sah di Kosan Bumi Ayu, Diduga Wanita Selingkuhan seorang Oknum PPPK</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pejabat&#45;dinkes&#45;seluma&#45;digerebek&#45;oleh&#45;istri&#45;sah&#45;di&#45;kosan&#45;bumi&#45;ayu&#45;diduga&#45;wanita&#45;selingkuhan&#45;seorang&#45;oknum&#45;pppk&#45;d8A0aeN3x8/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pejabat&#45;dinkes&#45;seluma&#45;digerebek&#45;oleh&#45;istri&#45;sah&#45;di&#45;kosan&#45;bumi&#45;ayu&#45;diduga&#45;wanita&#45;selingkuhan&#45;seorang&#45;oknum&#45;pppk&#45;d8A0aeN3x8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 15 Jan 2026 22:37:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Suasana malam di RT 10 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, mendadak gempar akibat peristiwa penggerebekan oleh istri sah terhadap suami dan selingkuhannya di sebuah kosan kelurahan Bumi Ayu, Kamis (15/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – </strong>Suasana malam di RT 10 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, mendadak gempar akibat peristiwa penggerebekan oleh istri sah terhadap suami dan selingkuhannya di sebuah kosan kelurahan Bumi Ayu, Kamis (15/1/2026).</p><p>Keributan bermula ketika sang istri datang ke lokasi bersama anaknya, diduga karena mencurigai keberadaan suaminya di dalam kamar kos tersebut. Saat pintu kamar dibuka, adu mulut tak terhindarkan dan langsung menyedot perhatian warga sekitar. Sejumlah penghuni kos dan warga pun berkerumun di depan bangunan untuk menyaksikan kejadian itu.</p><p>Isu yang beredar di tengah warga menyebutkan, perempuan yang digerebek berinisial Nd diduga merupakan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sementara pria berinisial Hr yang berada bersamanya disebut-sebut sebagai oknum pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma.</p><p><i>“Katanya pria itu pejabat di Dinkes Seluma, dan perempuan yang bersamanya adalah stafnya. Informasi itu cepat menyebar di warga</i>,” ujar seorang saksi di lokasi yang enggan disebutkan namanya kepada Radar Seluma.</p><p>Situasi kian panas setelah diketahui bahwa perempuan tersebut juga telah berstatus menikah. Dugaan hubungan terlarang pun semakin kuat, terlebih kamar kos itu diduga sengaja digunakan sebagai tempat pertemuan rahasia. Beberapa warga bahkan menyebut, saat digerebek keduanya tidak dalam kondisi berpakaian lengkap.</p><p>Karena dikhawatirkan memicu keributan lebih besar, salah seorang warga melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Personel Polsek Selebar segera datang untuk mengamankan keadaan dan membawa seluruh pihak yang terlibat ke kantor polisi guna dimintai keterangan.</p><p>Hingga saat ini, polisi belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait hasil pemeriksaan maupun status hukum para pihak yang diduga terlibat.</p><p>Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Erlan Suadi, SP, MAP, menyatakan pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai dugaan keterlibatan pejabat maupun tenaga PPPK dari instansinya. Meski begitu, ia memastikan akan menelusuri informasi yang beredar.</p><p>“<i>Kami belum mendapat laporan resmi. Namun informasi ini akan kami cek. Jika terbukti ada pelanggaran oleh pejabat atau tenaga PPPK, tentu akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,</i>” tegas Erlan.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pejabat-dinkes-seluma-digerebek-oleh-istri-sah-di-kosan-bumi-ayu-diduga-wanita-selingkuhan-seorang-oknum-pppk_896hr96yOP." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemprov Bengkulu Gelar Apel Siaga Bencana terkait Peringatan dari BMKG</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/pemprov&#45;bengkulu&#45;gelar&#45;apel&#45;siaga&#45;bencana&#45;terkait&#45;peringatan&#45;dari&#45;bmkg&#45;Pq0PjGq3IL/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/pemprov&#45;bengkulu&#45;gelar&#45;apel&#45;siaga&#45;bencana&#45;terkait&#45;peringatan&#45;dari&#45;bmkg&#45;Pq0PjGq3IL/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 14 Jan 2026 17:44:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi menyusul peringatan cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – </strong>Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi menyusul peringatan cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).</p><p>Langkah tersebut ditegaskan melalui apel bersama yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Rabu (14/1).</p><p>Dalam arahannya, Herwan Antoni menekankan peran strategis BPBD Provinsi Bengkulu sebagai leading sector dalam penanganan dan kesiapsiagaan bencana. Hal ini sejalan dengan prakiraan BMKG yang menyebutkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih akan melanda wilayah Bengkulu dalam beberapa hari ke depan.</p><p>Herwan mengingatkan pentingnya peningkatan kewaspadaan, mengingat sejumlah kabupaten di Provinsi Bengkulu telah terdampak banjir, sementara di beberapa daerah lain di Indonesia curah hujan bahkan dilaporkan telah mencapai kategori sangat tinggi.</p><p>“Sesuai instruksi Bapak Gubernur, seluruh alat berat harus dalam kondisi siaga dan standby. Jika sewaktu-waktu terjadi bencana, kita harus siap bergerak cepat ke lokasi,” tegas Herwan Antoni, yang juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu.</p><p>Ia menekankan, penanganan bencana yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu harus dilakukan secara cepat, tepat, dan tanpa penundaan guna meminimalkan dampak serta menghindari hambatan di lapangan. Selain kesiapan personel, BPBD diminta memastikan peralatan dan logistik di posko bencana dalam kondisi siap pakai, serta memperkuat koordinasi lintas sektor.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768830313_634aead766a2b8aff100.jpg"></figure><p>Herwan juga menegaskan pentingnya latihan rutin bagi personel serta keterlibatan aktif organisasi perangkat daerah terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, dan Dinas Komunikasi dan Informatika, dalam memantau dinamika cuaca.</p><p>Menutup arahannya, Herwan mengajak seluruh pihak untuk mengiringi mitigasi teknis dengan doa. “Mitigasi bencana perlu diiringi dengan mitigasi langit. Semoga Provinsi Bengkulu selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta’ala,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pemprov-bengkulu-gelar-apel-siaga-bencana-terkait-peringatan-dari-bmkg_y6xId0Iv15.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PKK Kabupaten Agam Menyalurkan Bantuan Logistik kepada Warga Terdampak Bencana di Nagari Sungai Landia, Agam</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/pkk&#45;kabupaten&#45;agam&#45;menyalurkan&#45;bantuan&#45;logistik&#45;kepada&#45;warga&#45;terdampak&#45;bencana&#45;di&#45;nagari&#45;sungai&#45;landia&#45;agam&#45;svSAwkjc3i/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/pkk&#45;kabupaten&#45;agam&#45;menyalurkan&#45;bantuan&#45;logistik&#45;kepada&#45;warga&#45;terdampak&#45;bencana&#45;di&#45;nagari&#45;sungai&#45;landia&#45;agam&#45;svSAwkjc3i/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 12 Jan 2026 18:09:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tim 1 Humas Pemkab Agam]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang &#45; Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny Merry Benni Warlis menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana di Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Senin (12/1).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang - </strong>Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny Merry Benni Warlis menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana di Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Senin (12/1).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768457517_d89d92363db8570e8a77.jpg"></figure><p>Bantuan yang didrop di Kantor Wali Nagari Sungai Landia itu, berupa sembako, selimut, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi serta kebutuhan dasar lainnya.</p><p>Dalam kesempatan itu, Ny Merry juga sempat meninjau langsung lokasi banjir yang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta lahan pertanian masyarakat Sungai Landia.</p><p>Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung dampak bencana yang terjadi dan kondisi warga terdampak di lapangan.</p><p>Ny Merry berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan membantu warga bangkit kembali pascabencana.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pkk-kabupaten-agam-menyalurkan-bantuan-logistik-kepada-warga-terdampak-bencana-di-nagari-sungai-landia-agam_j7Va7yppAg.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkot Bengkulu Turunkan 700 ASN, Penataan Pasar Panorama Dimulai Selasa Besok</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pemkot&#45;bengkulu&#45;turunkan&#45;700&#45;asn&#45;penataan&#45;pasar&#45;panorama&#45;dimulai&#45;selasa&#45;besok&#45;h0AKRRhLhC/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pemkot&#45;bengkulu&#45;turunkan&#45;700&#45;asn&#45;penataan&#45;pasar&#45;panorama&#45;dimulai&#45;selasa&#45;besok&#45;h0AKRRhLhC/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 12 Jan 2026 17:43:34 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Upaya penertiban kawasan Pasar Panorama akan memasuki babak baru. Pemerintah Kota Bengkulu memastikan langkah penataan terpadu dengan melibatkan ratusan aparatur sipil negara dari lintas instansi.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu</strong> – Upaya penertiban kawasan Pasar Panorama akan memasuki babak baru. Pemerintah Kota Bengkulu memastikan langkah penataan terpadu dengan melibatkan ratusan aparatur sipil negara dari lintas instansi.</p><p>Sebanyak <strong>700 ASN gabungan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)</strong> dijadwalkan turun langsung ke lapangan pada <strong>Selasa, 13 Januari 2026</strong>, mulai pukul <strong>07.00 WIB hingga selesai</strong>. Penataan ini difokuskan pada pengembalian fungsi jalan, trotoar, serta penataan lingkungan pasar yang selama ini dinilai semrawut.</p><p>Aksi tersebut tidak hanya melibatkan Satpol PP, namun juga ASN dari berbagai OPD yang akan disebar ke sejumlah titik strategis di kawasan Pasar Panorama. Pemerintah menegaskan pendekatan yang digunakan tetap mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis.</p><p>Rencana penataan ini merupakan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi lintas OPD yang digelar di <strong>Ruang Hidayah 2 Kantor Wali Kota Bengkulu</strong>, Senin (12/1). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh <strong>Asisten II Setda Kota Bengkulu, Sehmi</strong>, dan membahas teknis pelaksanaan di lapangan.</p><p>“Besok pagi, tepat pukul 07.00 WIB, penataan terpadu akan kita mulai. Sebanyak 700 ASN akan turun untuk membantu proses edukasi kepada pedagang serta memastikan kawasan pasar kembali tertib dan nyaman,” ujar Sehmi.</p><p>Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Bengkulu dalam menciptakan kawasan pasar yang lebih rapi, aman, dan layak bagi pedagang maupun masyarakat. Ia juga berharap dukungan penuh dari seluruh pihak agar proses penataan berjalan lancar tanpa konflik.</p><p>Pemkot Bengkulu mengimbau para pedagang untuk kooperatif dan mengikuti arahan petugas selama kegiatan berlangsung, demi kepentingan bersama dan kenyamanan publik.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pemkot-bengkulu-turunkan-700-asn-penataan-pasar-panorama-dimulai-selasa-besok_JWzjBiK8nQ.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bentrok Berdarah di Danau Dendam Tak Sudah, Dua Pemuda Alami Luka Tusuk</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/bentrok&#45;berdarah&#45;di&#45;danau&#45;dendam&#45;tak&#45;sudah&#45;dua&#45;pemuda&#45;alami&#45;luka&#45;tusuk&#45;nox6BK035g/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/bentrok&#45;berdarah&#45;di&#45;danau&#45;dendam&#45;tak&#45;sudah&#45;dua&#45;pemuda&#45;alami&#45;luka&#45;tusuk&#45;nox6BK035g/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 19:27:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Aksi kekerasan kembali mencoreng kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah. Dua pemuda dilaporkan menjadi korban pengeroyokan disertai penusukan oleh sekelompok orang tak dikenal, Sabtu pagi (10/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu</strong> – Aksi kekerasan kembali mencoreng kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah. Dua pemuda dilaporkan menjadi korban pengeroyokan disertai penusukan oleh sekelompok orang tak dikenal, Sabtu pagi (10/1/2026).</p><p>Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB saat kawasan danau mulai ramai oleh pengunjung yang ingin menikmati suasana pagi. Korban masing-masing bernama <strong>Edo Rahman (20)</strong> asal Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, dan <strong>Rafles Habib (20)</strong> warga Kabupaten Bengkulu Selatan.</p><p>Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua korban awalnya datang bersama beberapa rekannya ke lokasi wisata. Namun, situasi berubah mencekam ketika sekelompok pemuda mendatangi mereka sambil menggeber sepeda motor.</p><p>Teguran yang dilontarkan korban justru memicu aksi brutal. Dua orang dari kelompok tersebut mengeluarkan senjata tajam jenis keris, sementara pelaku lainnya ikut melakukan pemukulan. Jumlah pelaku diperkirakan mencapai sekitar sepuluh orang.</p><p>Akibat kejadian itu, Edo mengalami luka tusuk di bagian punggung. Sementara Rafles mengalami luka tusuk di perut dan paha, luka sabetan di tangan, serta memar di kepala. Satu unit telepon genggam milik Edo juga dilaporkan hilang usai kejadian.</p><p>“Saat diserang, Edo lari ke arah permukiman warga. Rafles menyelamatkan diri ke rumah temannya. Setelah itu Edo menghubungi saya minta diantar ke rumah sakit,” kata <strong>Wilman</strong>, rekan korban melalui RB&nbsp;</p><p>Usai kejadian, korban langsung mendapatkan perawatan medis dan melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Selain laporan penganiayaan, korban juga melaporkan dugaan perampasan barang pribadi.</p><p>Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman kasus dan memburu para pelaku. Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap identitas dan motif para pelaku.</p><p>Insiden ini menambah daftar kasus kriminal di kawasan Danau Dendam Tak Sudah dan menjadi peringatan serius terkait keamanan di lokasi wisata. Aparat mengimbau masyarakat agar lebih waspada serta tidak ragu melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/bentrok-berdarah-di-danau-dendam-tak-sudah-dua-pemuda-alami-luka-tusuk_ypY36oVj5u." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kronologi Lengkap OTT KPK Pegawai Pajak Jakarta Utara</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kronologi&#45;lengkap&#45;ott&#45;kpk&#45;pegawai&#45;pajak&#45;jakarta&#45;utara&#45;nLCP1um5FA/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kronologi&#45;lengkap&#45;ott&#45;kpk&#45;pegawai&#45;pajak&#45;jakarta&#45;utara&#45;nLCP1um5FA/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 11:02:46 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pegawai pajak di wilayah Jakarta Utara menjadi OTT pertama KPK di tahun 2026. Operasi ini menyasar dugaan pemerasan dan suap terkait pengurangan nilai pajak.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta</strong> – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pegawai pajak di wilayah Jakarta Utara menjadi <strong>OTT pertama KPK di tahun 2026</strong>. Operasi ini menyasar dugaan <strong>pemerasan dan suap terkait pengurangan nilai pajak</strong>.</p><p><strong>Awal Operasi</strong></p><p>OTT dilakukan KPK pada <strong>Jumat malam (9/1/2026)</strong> di lingkungan <strong>Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Utara</strong>. Informasi awal menyebutkan adanya transaksi mencurigakan antara oknum pegawai pajak dengan pihak wajib pajak.</p><p>Kabar OTT ini dikonfirmasi oleh <strong>Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo</strong>, serta <strong>Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto</strong>.</p><p>“<i>Terkonfirmasi, ada kegiatan di lapangan di wilayah Jakarta</i>,” ujar Budi Prasetyo.</p><p><strong>Delapan Orang Diamankan</strong></p><p>Dalam operasi tersebut, <strong>total delapan orang</strong> diamankan oleh tim penindakan KPK. Mereka terdiri dari <strong>beberapa pegawai pajak</strong> dan <strong>pihak wajib pajak</strong>.</p><p><i>“Sampai saat ini, Tim telah mengamankan para pihak sejumlah delapan orang,</i>” kata Budi Prasetyo, Sabtu (10/1/2026).</p><p>Para pihak yang diamankan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan intensif.</p><p><strong>Barang Bukti Ratusan Juta dan Valuta Asing</strong></p><p>Selain mengamankan para pihak, KPK juga menyita <strong>uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing (valas)</strong>.</p><p>Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menyebutkan jumlah sementara barang bukti uang mencapai <strong>ratusan juta rupiah</strong>, meski belum dihitung secara rinci.</p><p><i>“Belum dihitung, sementara ada ratusan juta rupiah dan ada juga valas</i>,” ungkap Fitroh.</p><p><strong>Dugaan Pemerasan dan Suap Pengurangan Pajak</strong></p><p>KPK memastikan OTT ini berkaitan dengan <strong>dugaan pemerasan dan suap untuk pengurangan nilai pajak</strong>.</p><p><i>“Iya, pengurangan pajak,”</i> tegas Fitroh.</p><p>Diduga terdapat kesepakatan antara oknum pegawai pajak dan wajib pajak dalam proses pengurangan kewajiban pajak yang tidak sesuai ketentuan hukum.</p><p><strong>Penentuan Status Hukum</strong></p><p>KPK memiliki waktu <strong>1 x 24 jam</strong> untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan, sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).</p><p>Hingga berita ini diturunkan, <strong>belum ada pernyataan resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan</strong> terkait OTT tersebut.</p><p><strong>OTT Pertama KPK di 2026</strong></p><p>OTT ini tercatat sebagai <strong>OTT pertama KPK sepanjang tahun 2026</strong>. Berdasarkan laporan kinerja KPK, sepanjang tahun <strong>2025</strong>, lembaga antirasuah tersebut telah melakukan <strong>11 operasi tangkap tangan</strong>, dengan sejumlah pejabat publik sebagai tersangka.</p><p>KPK menegaskan komitmennya untuk terus memberantas praktik korupsi, khususnya di sektor pelayanan publik dan penerimaan negara.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/kronologi-lengkap-ott-kpk-pegawai-pajak-jakarta-utara_pONt0es03d.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>KPK: OTT Pegawai Pajak di Jakarta Utara Terkait Dugaan Suap Pengurangan Pajak</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kpk&#45;ott&#45;pegawai&#45;pajak&#45;di&#45;jakarta&#45;utara&#45;terkait&#45;dugaan&#45;suap&#45;pengurangan&#45;pajak&#45;tp0yzt9XrH/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kpk&#45;ott&#45;pegawai&#45;pajak&#45;di&#45;jakarta&#45;utara&#45;terkait&#45;dugaan&#45;suap&#45;pengurangan&#45;pajak&#45;tp0yzt9XrH/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 10:29:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor pajak wilayah Jakarta Utara berkaitan dengan dugaan suap pengurangan nilai pajak.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta</strong> – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan <strong>Operasi Tangkap Tangan (OTT)</strong> di kantor pajak wilayah Jakarta Utara berkaitan dengan <strong>dugaan suap pengurangan nilai pajak</strong>.</p><p>Wakil Ketua KPK <strong>Fitroh Rohcahyanto</strong> menyampaikan, OTT tersebut menyasar praktik suap antara <strong>pegawai pajak dan pihak wajib pajak</strong>.</p><p>“<i>Iya, terkait pengurangan pajak</i>,” kata Fitroh saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026).</p><p>Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci konstruksi perkara, besaran nilai pajak yang diduga dikurangi, maupun peran masing-masing pihak dalam dugaan suap tersebut.</p><p>Selain pegawai pajak, sejumlah <strong>wajib pajak</strong> turut diamankan dalam OTT ini.</p><p><i>“Ada beberapa pegawai pajak dan dari pihak wajib pajak</i>,” ujarnya.</p><p>KPK saat ini masih memiliki waktu <strong>1x24 jam</strong> untuk menetapkan status hukum para pihak yang diamankan.<br>Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, <strong>belum ada keterangan resmi dari Direktorat Jenderal Pajak</strong> terkait OTT tersebut.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/1768018452_3c4c7f59a841e655b870.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>OTT KPK di Jakarta Utara, Ratusan Juta Rupiah dan Valuta Asing Diamankan</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/ott&#45;kpk&#45;di&#45;jakarta&#45;utara&#45;ratusan&#45;juta&#45;rupiah&#45;dan&#45;valuta&#45;asing&#45;diamankan&#45;5zdUkF3QPy/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/ott&#45;kpk&#45;di&#45;jakarta&#45;utara&#45;ratusan&#45;juta&#45;rupiah&#45;dan&#45;valuta&#45;asing&#45;diamankan&#45;5zdUkF3QPy/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 10:16:49 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar pegawai pajak di wilayah Jakarta Utara.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta</strong> – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan <strong>barang bukti berupa uang tunai</strong> dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar pegawai pajak di wilayah <strong>Jakarta Utara</strong>.</p><p>Wakil Ketua KPK <strong>Fitroh Rohcahyanto</strong> mengungkapkan, uang yang disita terdiri dari <strong>pecahan rupiah dan valuta asing (valas)</strong> dengan jumlah sementara mencapai <strong>ratusan juta rupiah</strong>.</p><p>“<i>Belum dihitung secara detail, sementara ada ratusan juta rupiah dan juga valas,” </i>kata Fitroh saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026).</p><p>Fitroh menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap jumlah pasti uang yang diamankan serta peran masing-masing pihak yang terjaring OTT.</p><p>KPK juga belum memerinci jumlah pasti pegawai pajak dan wajib pajak yang diamankan dalam operasi tersebut.</p><p><i>“Berapa orangnya masih dalam pendataan</i>,” ujarnya singkat.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/1768018365_2da815b5ff3c241a3dc5.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>KPK OTT Pegawai Pajak di Jakarta Utara, 8 Orang Diamankan</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kpk&#45;ott&#45;pegawai&#45;pajak&#45;di&#45;jakarta&#45;utara&#45;8&#45;orang&#45;diamankan&#45;4zeniKM95r/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kpk&#45;ott&#45;pegawai&#45;pajak&#45;di&#45;jakarta&#45;utara&#45;8&#45;orang&#45;diamankan&#45;4zeniKM95r/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 10:02:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor pajak wilayah Jakarta Utara, Jumat (9/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta</strong> – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan <strong>Operasi Tangkap Tangan (OTT)</strong> di kantor pajak wilayah <strong>Jakarta Utara</strong>, Jumat (9/1/2026).</p><p>Dalam operasi tersebut, <strong>sebanyak delapan orang</strong> diamankan oleh tim penindakan KPK.</p><p><i>“Sampai saat ini, tim telah mengamankan para pihak sejumlah delapan orang,”</i> ujar Juru Bicara KPK <strong>Budi Prasetyo</strong> kepada wartawan, Sabtu (9/1/2026).</p><p>Wakil Ketua KPK <strong>Fitroh Rohcahyanto</strong> membenarkan adanya OTT tersebut. Ia menyebut, pihak-pihak yang diamankan terdiri dari <strong>pegawai pajak dan pihak wajib pajak</strong>.</p><p>“Benar, beberapa pegawai pajak dan beberapa dari pihak WP (wajib pajak),” kata Fitroh saat dikonfirmasi.</p><p>Hingga saat ini, KPK belum membeberkan secara rinci identitas para pihak yang diamankan maupun kronologi lengkap OTT tersebut.<br>KPK memiliki waktu <strong>1x24 jam</strong> untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/1768018254_cafd7ddce636e26c1d30.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sanksi dari Pemda untuk Hajar Asmara, Camat Air Periukan Sudah Keluar!! Ini dia</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/sanksi&#45;dari&#45;pemda&#45;untuk&#45;hajar&#45;asmara&#45;camat&#45;air&#45;periukan&#45;sudah&#45;keluar&#45;ini&#45;dia&#45;J8f3XX2m7H/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/sanksi&#45;dari&#45;pemda&#45;untuk&#45;hajar&#45;asmara&#45;camat&#45;air&#45;periukan&#45;sudah&#45;keluar&#45;ini&#45;dia&#45;J8f3XX2m7H/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 01:02:56 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Seluma – Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tim Adhoc Inspektorat Kabupaten Seluma menyimpulkan bahwa Camat Air Periukan, Hajar Asmara, dan guru PPPK SD Negeri 65 Seluma, Yunita Rahayu, terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat Aparatur Sipil Negara (ASN).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Seluma</strong> – Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tim Adhoc Inspektorat Kabupaten Seluma menyimpulkan bahwa <strong>Camat Air Periukan, Hajar Asmara</strong>, dan <strong>guru PPPK SD Negeri 65 Seluma, Yunita Rahayu</strong>, terbukti melakukan <strong>pelanggaran disiplin berat Aparatur Sipil Negara (ASN)</strong>.</p><p>Keduanya sebelumnya digerebek warga saat berduaan di sebuah rumah kos di Desa Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja, pada 8 Desember 2025 lalu.</p><p><strong>LHP Rampung, Tinggal Keputusan Bupati</strong></p><p>Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, <strong>Deddy Ramdhani</strong>, mengatakan bahwa LHP Tim Adhoc Inspektorat telah rampung dan saat ini tinggal disampaikan kepada <strong>Bupati Seluma Teddy Rahman</strong> selaku <strong>Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK)</strong> untuk penentuan sanksi.</p><p><i>“Dalam LHP sudah dijabarkan secara lengkap kronologi kejadian, keterangan saksi, serta kesimpulan bahwa perbuatan yang dilakukan masuk kategori pelanggaran disiplin berat ASN,” ujar Deddy saat dikonfirmasi, oleh Tribune Bengkulu </i>Jumat (9/1/2026).</p><p><strong>Langgar PP Nomor 94 Tahun 2021</strong></p><p>Deddy menjelaskan, perbuatan kedua ASN tersebut dinilai melanggar ketentuan <strong>Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil</strong>, serta ketentuan perjanjian kerja bagi ASN PPPK.</p><p>Khusus untuk Camat Air Periukan, pelanggaran dinilai lebih berat karena yang bersangkutan merupakan pejabat struktural dan pimpinan wilayah.</p><p><i>“Sebagai camat, yang bersangkutan tidak hanya melanggar kewajiban umum ASN, tetapi juga etika jabatan dan tanggung jawab moral sebagai pimpinan wilayah</i>,” jelas Deddy.</p><p>Dalam aturan tersebut, ASN diwajibkan menjaga kehormatan dan martabat negara, menjaga citra pemerintah, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.</p><p><strong>Rekomendasi Sanksi Berat dan Berjenjang</strong></p><p><strong>Menurut Deddy</strong>, perbuatan yang menimbulkan keresahan publik dan mencoreng citra pemerintah daerah menjadi faktor pemberat dalam penjatuhan sanksi, terlebih dilakukan oleh pejabat eselon.</p><p><i>“Sanksi yang direkomendasikan bersifat berat dan berjenjang, mulai dari penurunan jabatan, penurunan pangkat, hingga pemberhentian sebagai PNS</i>,” tegasnya.</p><p><strong>PPPK Terancam Pemutusan Kontrak</strong></p><p>Sementara itu, untuk <strong>guru PPPK SD Negeri 65 Seluma</strong>, mekanisme sanksi mengacu pada ketentuan perjanjian kerja ASN PPPK.</p><p><i>“Untuk PPPK, sanksinya adalah pemberhentian atau tidak diperpanjang kontrak kerja, karena statusnya berbasis kontrak. Tidak ada penurunan pangkat atau jabatan</i>,” kata Deddy.</p><p>Ia menegaskan bahwa pemutusan kontrak tersebut telah sesuai dengan regulasi serta klausul perjanjian kerja yang ditandatangani sejak awal oleh yang bersangkutan.</p><p><strong>Tidak Masuk Ranah Pidana</strong></p><p>Deddy juga menegaskan bahwa penanganan kasus ini <strong>tidak masuk ke ranah pidana</strong>, melainkan murni pada aspek disiplin dan etika kepegawaian.</p><p><i>“Ini murni pelanggaran disiplin ASN. Namun karena menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, maka sanksi yang dijatuhkan adalah sanksi maksimal</i>,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/sanksi-dari-pemda-untuk-hajar-asmara-camat-air-periukan-sudah-keluar-ini-dia_d3RLo6xB6w.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jumat Berkah Polres Lubuk Linggau, Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Awali Pekan Kedua 2026</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/jumat&#45;berkah&#45;polres&#45;lubuk&#45;linggau&#45;doa&#45;bersama&#45;dan&#45;santunan&#45;anak&#45;yatim&#45;awali&#45;pekan&#45;kedua&#45;2026&#45;tgk52D2rOX/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/jumat&#45;berkah&#45;polres&#45;lubuk&#45;linggau&#45;doa&#45;bersama&#45;dan&#45;santunan&#45;anak&#45;yatim&#45;awali&#45;pekan&#45;kedua&#45;2026&#45;tgk52D2rOX/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 00:53:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Lubuklinggau – Mengawali pekan kedua di tahun 2026 dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan religius dan sosial bertajuk Jumat Berkah, Jumat pagi (9/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Lubuklinggau</strong> – Mengawali pekan kedua di tahun 2026 dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, <strong>Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan</strong> menggelar kegiatan religius dan sosial bertajuk <strong>Jumat Berkah</strong>, Jumat pagi (9/1/2026).</p><p>Kegiatan yang berlangsung di <strong>Aula Bhayangkari Polres Lubuklinggau</strong> ini merupakan bagian dari program <strong>Cooling System</strong>, yang bertujuan menjaga kesejukan, kedamaian, serta memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.</p><p>Doa Bersama untuk Keamanan Kota</p><p>Kegiatan yang dipimpin oleh <strong>Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Lubuklinggau</strong> sebagai leading sector tersebut menghadirkan puluhan anak dari <strong>Panti Asuhan Al-Amin Lubuklinggau</strong>.</p><p>Suasana aula tampak khusyuk saat lantunan ayat suci Al-Qur’an bergema. Personel Polres Lubuk Linggau bersama anak-anak panti asuhan duduk bersila melaksanakan <strong>pembacaan Surah Yasiin dan Doa Selamat</strong>.</p><p>Doa bersama ini dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus permohonan perlindungan kepada Allah SWT agar <strong>Kota Lubuklinggau senantiasa aman, kondusif, serta dijauhkan dari segala marabahaya sepanjang tahun 2026</strong>.</p><p>Sentuhan Kepedulian dan Tali Asih</p><p>Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan <strong>pembagian nasi kotak</strong> kepada seluruh anak-anak panti asuhan. Selain itu, Polres Lubuk Linggau juga menyerahkan <strong>tali asih</strong> kepada pengurus Panti Asuhan Al-Amin sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kesejahteraan anak yatim.</p><p>Kapolres Lubuklinggau <strong>AKBP Adithia Bagus Arjunadi</strong>, melalui Kasat Binmas, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang menitikberatkan pada pendekatan humanis Polri.</p><p>“Hari ini kami berbagi kebahagiaan bersama adik-adik dari Panti Asuhan Al-Amin. Melalui doa-doa tulus mereka, kami berharap pelaksanaan tugas Polri dalam melayani masyarakat semakin diberkahi. Ini juga bagian dari upaya cooling system melalui pendekatan spiritual,” ujarnya.</p><p><strong>Apresiasi dari Panti Asuhan</strong></p><p>Keceriaan tampak jelas di wajah anak-anak panti asuhan yang menerima perhatian dan bantuan dari jajaran kepolisian. Pengurus Panti Asuhan Al-Amin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kegiatan tersebut.</p><p>“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran Sat Binmas. Kegiatan ini sangat berarti bagi anak-anak kami, bukan hanya dari sisi bantuan, tetapi juga kedekatan emosional yang terbangun,” ungkap salah satu pengurus panti.</p><p>Kegiatan <strong>Jumat Berkah</strong> ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah. Melalui kegiatan ini, Polres Lubuklinggau menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai <strong>pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat</strong>.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/jumat-berkah-polres-lubuk-linggau-doa-bersama-dan-santunan-anak-yatim-awali-pekan-kedua-2026_RUX79w1rbL." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pria 39 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Teramang Jaya</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pria&#45;39&#45;tahun&#45;ditemukan&#45;meninggal&#45;tergantung&#45;di&#45;teramang&#45;jaya&#45;D1wYOec44h/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/pria&#45;39&#45;tahun&#45;ditemukan&#45;meninggal&#45;tergantung&#45;di&#45;teramang&#45;jaya&#45;D1wYOec44h/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 00:47:56 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Mukomuko – Warga Desa Pondok Baru, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, digemparkan dengan penemuan seorang pria berinisial RK (39) yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumahnya, Jumat pagi (9/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Mukomuko</strong> – Warga Desa Pondok Baru, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, digemparkan dengan penemuan seorang pria berinisial <strong>RK (39)</strong> yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumahnya, Jumat pagi (9/1/2026).</p><p>Korban yang diketahui bekerja sebagai <strong>karyawan swasta</strong> pertama kali ditemukan sekitar <strong>pukul 10.45 WIB</strong> oleh dua orang saksi yang datang ke rumah korban dengan maksud mengajaknya menghadiri acara hajatan di desa tetangga.</p><p>Namun, saat dipanggil berulang kali, korban tidak memberikan respons. Merasa curiga, saksi kemudian mengecek ke bagian belakang rumah dan mendapati korban telah dalam kondisi <strong>tergantung di kayu blandar tengah rumah</strong>.</p><p><strong>Polisi Lakukan Olah TKP</strong></p><p>Mendapat laporan dari warga, <strong>petugas Polsek Teramang Jaya bersama Satreskrim Polres Mukomuko</strong> langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p><p>Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan <strong>botol kecil berisi sisa racun rumput jenis Gramaxone</strong> di sekitar tempat kejadian. Selain itu, tercium <strong>bau menyengat dari mulut korban</strong>, yang menguatkan dugaan adanya konsumsi zat beracun sebelum kejadian.</p><p><strong>Keterangan Polisi</strong></p><p>Kasat Reskrim Polres Mukomuko, <strong>Iptu Novaldi Dewanda Baskara</strong>, mengatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan luar sementara, kematian korban <strong>mengarah pada dugaan gantung diri</strong>.</p><p>“Untuk memastikan secara pasti penyebab kematian, seharusnya dilakukan autopsi. Namun pihak keluarga menolak dan meminta jenazah segera dimakamkan,” jelas Iptu Novaldi.</p><p>Meski autopsi ditolak, pihak kepolisian tetap melaksanakan prosedur penyelidikan dengan <strong>memeriksa saksi-saksi</strong>, <strong>mengamankan barang bukti</strong>, serta <strong>membuat berita acara penolakan autopsi</strong> yang ditandatangani oleh pihak keluarga.</p><p><strong>Situasi Kondusif</strong></p><p>Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan <strong>aman dan kondusif</strong>. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dari pihak lain.</p><p>Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar <strong>tidak berspekulasi</strong>, tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, serta <strong>mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat yang berwenang</strong>.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pria-39-tahun-ditemukan-meninggal-tergantung-di-teramang-jaya_bSw5VnHk0R.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tradisi Filsafat Timur dan Barat</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/khas/tradisi&#45;filsafat&#45;timur&#45;dan&#45;barat&#45;bUn05d716n/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/khas/tradisi&#45;filsafat&#45;timur&#45;dan&#45;barat&#45;bUn05d716n/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 00:00:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Khas]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu –&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://bengkulu.wahananews.co/"><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO</strong></a><strong>, Kota Bengkulu –&nbsp;</strong></p><p><strong>BAB I - Sejarah dan Asal-usul Filsafat Timur dan Barat</strong></p><p><strong>1.1. Konteks Geografis dan Budaya</strong></p><p>Filsafat, dalam pengertian klasik sebagai philosophia (philosopha:"kecintaan pada kebijaksanaan"), muncul di beberapa pusat peradaban dunia yang berbeda namun hampir bersamaan dalam rentang milenium pertama sebelum Masehi. Tradisi Barat berakar di dunia Yunani kuno, terutama di wilayah Ionia (Asia Kecil) dan daratan Yunani (Athena), pada abad ke-6 hingga ke-4 sebelum Masehi. Tokoh awal seperti Thales dari Miletus (624-546 SM) memulai penjelasan kosmos dengan prinsip alamiah (arch) tanpa bergantung pada mitos, suatu pergeseran mendasar dari narasi religius menuju pendekatan rasional dan empiris. Dari garis keturunan intelektual ini lahir Socrates, Plato, dan Aristoteles yang kemudian membentuk kerangka rasionalitas Barat.</p><p>Sebaliknya, di Timur, pencarian hakikat realitas dan kebijaksanaan lahir bahkan lebih awal melalui teks-teks Weda di India (sekitar 1500 SM) dan ajaran awal Tiongkok yang dirumuskan oleh Konfusius (551-479 SM) serta Laozi (sekitar abad ke-6 SM). Universitas kuno seperti Takail (Taxila) dan Nland di India, aktif sejak setidaknya abad ke-5 Masehi, telah menjadi pusat kajian logika, metafisika, dan meditasi Buddhis dan Hindu. Sementara itu, Akademi Jixia () di Negara Qi (sekitar abad ke-4 SM) berperan sebagai forum pertemuan ratusan pemikir dari aliran Konfusianisme, Mohisme, Taoisme, hingga Legalisme. Tradisi Timur secara umum lebih menekankan harmoni kosmik, etika sosial, dan pembinaan batin, namun juga memiliki sistem logika dan epistemologi yang ketat, khususnya dalam aliran Nyya dan Buddhisme India.</p><p><strong>1.2. Genealogi Filsafat Barat</strong></p><p>Tradisi filsafat Barat secara klasik dimulai dari apa yang disebut para sejarawan sebagai pre-Socratics, yaitu para filsuf alam seperti Thales, Anaximandros, dan Herakleitos. Fokus mereka pada prinsip alamiah menjadi landasan berkembangnya sains dan metafisika. Socrates (469-399 SM) kemudian mengalihkan fokus filsafat ke bidang etika dan epistemologi, dengan penekanan pada dialog dialektis (elenchus), sebagaimana direkam oleh Plato dalam dialog Apologia di mana Socrates berkata:<br>(ho de anextastos bos ou bits anthrp, "kehidupan yang tidak diperiksa tidak layak dijalani").</p><p>Plato (427-347 SM) mendirikan Akademia di Athena sekitar 387 SM, institusi pendidikan filsafat pertama yang berorientasi sistematis. Ia memperkenalkan Theory of Forms dan memandang kebenaran tertinggi berada pada dunia ide. Aristoteles (384-322 SM), murid Plato, mendirikan Lyceum (335 SM) dan menyusun Organon, kumpulan risalah logika yang memformalkan silogisme tiga langkah-yang kemudian menjadi model penalaran deduktif di Eropa selama lebih dari dua milenia. Dalam Metafisika, Aristoteles menulis:<br>(pntes nthrpoi tou eidenai orgontai physei, "semua manusia secara alami mendambakan pengetahuan").</p><p>Sejak abad pertengahan, filsafat Barat mengalami institusionalisasi di universitas-universitas seperti Paris, Bologna, dan Oxford. Penerjemahan karya Aristoteles dari bahasa Yunani dan Arab ke Latin, melalui tokoh-tokoh Muslim seperti Avicenna (Ibn Sn, 980-1037) dan Averroes (Ibn Rushd, 1126-1198), memperkaya skolastisisme Eropa. Thomas Aquinas (1225-1274) mensintesiskan teologi Kristen dengan Aristotelianisme, membangun fondasi metode skolastik berbasis disputatio (debat formal).</p><p><strong>1.3. Genealogi Filsafat Timur</strong></p><p>Filsafat India berakar pada teks-teks Weda (1500-1000 SM) dan berkembang melalui Upaniad (800-500 SM) yang menyelidiki Brahman (realitas absolut) dan tman (diri sejati). Enam aliran ortodoks (adarana) muncul, salah satunya Nyya, yang mengembangkan kerangka logika formal. Nyya Stra karya Akapda Gautama (sekitar abad ke-2 SM) menyatakan:<br><i>" (pratyaknumnopamgam pramni, "Persepsi, inferensi, perbandingan, dan kesaksian adalah sarana pengetahuan").</i><br>Tradisi Buddhisme India, melalui tokoh seperti Dignga (480-540 M) dan Dharmakrti (600-660 M), mengembangkan hetuvidy (ilmu alasan) yang berorientasi pada validitas tanda (linga) dan hubungan universal (vypti).</p><p>Di Tiongkok, Konfusius menekankan etika relasional (ren, "kemanusiaan") dan tatanan sosial (li, "ritual dan norma"), sementara Laozi, melalui Tao Te Ching, mengajarkan harmoni kosmik:<br><i>" (rn f d, d f tin, tin f do, do f zrn, "Manusia mengikuti Bumi. Bumi mengikuti Langit. Langit mengikuti Tao. Tao mengikuti yang alami"</i>).<br>Aliran Taoisme dan Konfusianisme kemudian membentuk fondasi etika politik dan sosial di Asia Timur.</p><p><strong>1.4. Dikotomi Timur-Barat: Konstruksi Modern</strong></p><p>Istilah "filsafat Timur" dan "filsafat Barat" sendiri baru menguat pada era kolonial (abad ke:18-19), ketika universitas Eropa mendefinisikan filsafat sebagai tradisi rasional yang berakar dari Yunani-Latin-Kristen. Pemikiran Asia kerap dikelompokkan sebagai "mistik" atau "religius", sehingga terpinggir dari kanon akademik. Padahal, riset modern dari sarjana seperti Bimal Krishna Matilal dan Jitendra Nath Mohanty menunjukkan bahwa logika Nyya dan epistemologi Buddhis memiliki rigor setara dengan logika Aristotelian.</p><p><strong>1.5. Interaksi Awal dan Pertukaran Intelektual</strong></p><p>Pertukaran ide Timur dan Barat bukanlah fenomena baru. Pada era Helenistik, sejak penaklukan Alexander Agung (abad ke-4 SM), filsafat Yunani bertemu dengan tradisi India di Baktria dan Gandhara. Pada abad pertengahan, karya-karya filsuf Muslim yang menyintesis Aristotelianisme dengan tradisi Timur (seperti al-Farabi dan al-Ghazali) menjadi jembatan penting yang akhirnya sampai ke Eropa Latin. Universitas-universitas di Bologna, Paris, dan Oxford banyak bergantung pada terjemahan dan komentar pemikir Muslim untuk memahami Aristoteles.</p><p>Untuk artikel lengkap: Tradisi Filsafat Timur dan Barat</p><div class="raw-html-embed">https://www.kompasiana.com/ramadhanhadysyahputratambunan/68849b2e34777c0c3d6ed5c2/filsafat-logika-ep-9-tradisi-filsafat-timur-dan-barat#section2</div><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS</strong></p><p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/tradisi-filsafat-timur-dan-barat_eJfp075MXJ." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Akhirnya Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama 2020&#45;2024 Resmi jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/jreng&#45;yaqut&#45;cholil&#45;qoumas&#45;menteri&#45;agama&#45;2020&#45;2024&#45;resmi&#45;jadi&#45;tersangka&#45;korupsi&#45;kuota&#45;haji&#45;l0U4sCt396/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/jreng&#45;yaqut&#45;cholil&#45;qoumas&#45;menteri&#45;agama&#45;2020&#45;2024&#45;resmi&#45;jadi&#45;tersangka&#45;korupsi&#45;kuota&#45;haji&#45;l0U4sCt396/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 14:02:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Yaqut Cholil Qoumas atau yang akrab disapa Gus Yaqut, mantan Menteri Agama pada era Presiden Joko Widodo, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag) periode 2023–2024.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta</strong> – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan <strong>Yaqut Cholil Qoumas</strong> atau yang akrab disapa <strong>Gus Yaqut</strong>, mantan Menteri Agama pada era Presiden Joko Widodo, sebagai <strong>tersangka</strong> dalam kasus dugaan <strong>korupsi kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag)</strong> periode <strong>2023–2024</strong>.</p><p>Penetapan status tersangka tersebut dikonfirmasi langsung oleh pimpinan KPK kepada awak media di Jakarta pada <strong>Jumat, 9 Januari 2026</strong>. Wakil Ketua KPK, <strong>Fitroh Rohcahyanto</strong>, membenarkan bahwa KPK sudah meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan Gus Yaqut sebagai tersangka.</p><p><i>“Benar</i>,” ujar Fitroh ketika dikonfirmasi oleh para jurnalis.</p><p>Juru Bicara KPK, <strong>Budi Prasetyo</strong>, juga menyatakan lembaga antirasuah sudah menetapkan tersangka dalam penyidikan perkara kuota haji.</p><p>Kasus dugaan korupsi ini berawal dari kebijakan dalam pembagian tambahan <strong>kuota haji tahun 2024</strong>, di mana Indonesia memperoleh tambahan kuota 20.000 jemaah dari Pemerintah Arab Saudi. Dalam praktiknya, kuota tersebut dibagi rata antara kuota <strong>haji reguler</strong> dan <strong>haji khusus</strong>, padahal aturan yang berlaku seharusnya mengutamakan proporsi yang diatur dalam UU Haji dan Umrah.</p><p>Dalam proses penyidikan yang dimulai sejak <strong>9 Agustus 2025</strong>, KPK telah memanggil dan memeriksa Yaqut beberapa kali. Penyidik juga bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk mengkalkulasi kerugian negara yang diduga ditimbulkan dari praktik tersebut. Penghitungan awal menunjukkan kerugian negara diperkirakan mencapai <strong>lebih dari Rp1 triliun</strong>.</p><p>Selain Gus Yaqut, penyidikan ini juga melibatkan beberapa pihak lain yang sebelumnya dicegah bepergian ke luar negeri, termasuk mantan Staf Khusus Kemenag dan pihak penyelenggara haji.</p><p>KPK menyatakan akan menyampaikan keterangan lengkap soal konstruksi perkara, peran masing-masing pihak, serta langkah selanjutnya setelah proses penyidikan berjalan. Hingga berita ini diturunkan, lembaga antirasuah belum membeberkan detail tersangka lainnya atau jadwal resmi persidangan.</p><p>Kasus ini menjadi salah satu sorotan utama publik karena menyangkut penyelenggaraan ibadah haji yang berdampak pada banyak jemaah serta tata kelola kebijakan publik di lingkungan kementerian teknis. Penetapan tersangka terhadap sosok yang pernah memimpin salah satu kementerian penting di Indonesia menunjukkan komitmen KPK dalam mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran dan kebijakan secara menyeluruh.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/1767963123_c344ee1d69e70a97cedc.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Anggaran Kalender DPRD Bengkulu Rp1,9 Miliar Tuai Sorotan Publik</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/anggaran&#45;kalender&#45;dprd&#45;bengkulu&#45;rp19&#45;miliar&#45;tuai&#45;sorotan&#45;publik&#45;TngZ3soevZ/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/anggaran&#45;kalender&#45;dprd&#45;bengkulu&#45;rp19&#45;miliar&#45;tuai&#45;sorotan&#45;publik&#45;TngZ3soevZ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 04:18:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Benkulu – Rencana penganggaran pembuatan kalender DPRD Provinsi Bengkulu senilai Rp1,9 miliar memantik perhatian dan kritik dari berbagai kalangan masyarakat. Besaran dana tersebut dinilai tidak sebanding dengan urgensi dan manfaat yang akan diterima publik.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Benkulu </strong>– Rencana penganggaran pembuatan kalender DPRD Provinsi Bengkulu senilai <strong>Rp1,9 miliar</strong> memantik perhatian dan kritik dari berbagai kalangan masyarakat. Besaran dana tersebut dinilai tidak sebanding dengan urgensi dan manfaat yang akan diterima publik.</p><p>Sorotan muncul karena pengadaan kalender dianggap bukan kebutuhan prioritas, terlebih di tengah kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Bengkulu yang masih dihadapkan pada berbagai persoalan mendasar, seperti perbaikan infrastruktur, layanan pendidikan, dan akses kesehatan.</p><p>Publik menilai, penggunaan dana hingga miliaran rupiah untuk produk cetak bersifat administratif dan seremonial menunjukkan lemahnya sensitivitas perencana anggaran terhadap kebutuhan nyata masyarakat. Apalagi, di era digital saat ini, fungsi kalender cetak dinilai semakin berkurang dan tidak lagi menjadi kebutuhan strategis pemerintahan.</p><p>Selain soal urgensi, anggaran tersebut juga memunculkan pertanyaan terkait <strong>efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas</strong> pengelolaan keuangan daerah. Masyarakat mempertanyakan dasar perhitungan anggaran, jumlah kalender yang akan dicetak, spesifikasi produk, hingga mekanisme pengadaan yang digunakan.</p><p>Tidak sedikit pihak menilai, alokasi dana sebesar itu berpotensi menimbulkan persepsi pemborosan anggaran apabila tidak disertai penjelasan terbuka dan rasional dari pihak terkait. Kekhawatiran pun muncul terkait kemungkinan penggunaan anggaran yang lebih mengedepankan citra kelembagaan ketimbang kepentingan publik.</p><p>Sejumlah elemen masyarakat berharap DPRD Provinsi Bengkulu dapat memberikan klarifikasi menyeluruh agar polemik ini tidak terus berkembang. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif sebagai pengelola anggaran rakyat.</p><p>Di tengah sorotan ini, desakan agar dana publik dialokasikan pada program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat semakin menguat. Penganggaran yang bijak dan berpihak pada kepentingan umum dinilai menjadi kunci menjaga legitimasi dan kredibilitas lembaga perwakilan rakyat.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/anggaran-kalender-dprd-bengkulu-rp19-miliar-tuai-sorotan-publik_3wb8rwwLyj.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kronologi Lengkap &quot;Nisya Pramugari Batik Air&quot; Tapi Bohongan</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kronologi&#45;lengkap&#45;nisya&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;tapi&#45;bohongan&#45;1KxIEyh4A1/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kronologi&#45;lengkap&#45;nisya&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;tapi&#45;bohongan&#45;1KxIEyh4A1/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 01:36:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta &#45; Kasus Khairun Nisya, perempuan asal Palembang yang diduga menyamar sebagai pramugari Batik Air, menjadi sorotan luas publik pada awal Januari 2026. Peristiwa ini mencuat pertama kali di media sosial pada 7 Januari 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta - </strong>Kasus Khairun Nisya, perempuan asal Palembang yang diduga menyamar sebagai pramugari Batik Air, menjadi sorotan luas publik pada <strong>awal Januari 2026</strong>. Peristiwa ini mencuat pertama kali di media sosial pada <strong>7 Januari 2026.</strong></p><p>Terungkapnya status Nisya, setelah sejumlah unggahan warganet dan kru penerbangan membagikan kejanggalan yang mereka temui di dalam pesawat. Kasus ini tidak hanya viral, tetapi juga membuka tabir <strong>penipuan rekrutmen pramugari</strong>, lemahnya literasi perekrutan resmi, serta tekanan sosial yang dialami pencari kerja muda.</p><p><strong>Awal Mula: Pamit ke Keluarga Ingin Daftar Pramugari</strong></p><p>Kronologi bermula ketika Nisya berpamitan kepada orang tuanya di Palembang untuk pergi ke Jakarta. Kepada keluarga, ia menyampaikan niat <strong>mendaftar sebagai pramugari maskapai</strong>.</p><p>Orang tua Nisya mendukung penuh, bahkan secara rutin membagikan status media sosial berisi doa setiap kali Nisya mengaku akan “terbang”. Pada tahap ini, keluarga <strong>tidak mengetahui</strong> bahwa proses pendaftaran tersebut telah gagal.</p><p><strong>Terjerat Penipuan “Jalur Masuk Pramugari</strong>”</p><p>Di Jakarta, Nisya dikenalkan kepada seseorang yang mengaku memiliki koneksi internal maskapai dan bisa meloloskan calon pramugari tanpa prosedur panjang. Dengan iming-iming kelulusan cepat, Nisya diminta menyerahkan <strong>uang sekitar Rp30 juta</strong>.</p><p>Setelah uang diserahkan:</p><p><i>Proses rekrutmen tidak pernah jelas</i></p><p><i>Komunikasi dengan pelaku terputus</i></p><p><i>Nisya dinyatakan <strong>tidak lolos</strong></i></p><p>Pada titik ini, Nisya telah menjadi <strong>korban penipuan</strong>, namun memilih memendamnya.</p><p><strong>Tak Berani Jujur, Pilih Berpura-pura</strong></p><p>Merasa malu, takut mengecewakan orang tua, serta terbebani ekspektasi keluarga dan lingkungan, Nisya <strong>tidak berani mengakui kegagalan</strong>.</p><p>Keputusan untuk berpura-pura bekerja sebagai pramugari diambil sebagai jalan pintas, meski berisiko besar. Polisi menilai fase ini sebagai <strong>tekanan psikologis</strong>, bukan niat kriminal murni sejak awal.</p><p><strong>Membeli Atribut Lengkap Awak Kabin</strong></p><p>Untuk mempertahankan kebohongan, Nisya membeli dan mengenakan:</p><p><i>Seragam pramugari Batik Air</i></p><p><i>Koper dan aksesori maskapai</i></p><p><i>ID card yang kemudian diketahui <strong>tidak aktif/tidak berlaku</strong></i></p><p>Penampilannya dinilai sangat meyakinkan, bahkan oleh penumpang awam.</p><p><strong>Naik Pesawat Sebagai Penumpang Biasa</strong></p><p>Pada <strong>6 Januari 2026</strong>, Nisya membeli tiket resmi dan ikut terbang rute <strong>Palembang–Jakarta</strong>. Secara administratif, ia adalah <strong>penumpang sah</strong>, namun secara visual tampak seperti awak kabin.</p><p>Fakta ini kemudian menjadi perhatian serius, karena menyangkut <strong>keamanan penerbangan dan prosedur akses awak pesawat</strong>.</p><p><strong>Kecurigaan Kru dan Awal Terkuak</strong></p><p>Kecurigaan kru muncul saat:</p><p><i>Nisya tidak mengenali istilah standar awak kabin</i></p><p><i>Jawaban terkait prosedur keselamatan tidak sinkron</i></p><p><i>ID card berbeda dari standar internal maskapai</i></p><p>Kru kemudian melaporkan temuan tersebut ke otoritas bandara tujuan.</p><p><strong>Diamankan Avsec di Bandara Soetta</strong></p><p>Setibanya di <strong>Bandara Soekarno-Hatta</strong>, petugas <strong>Aviation Security (Avsec)</strong> langsung mengamankan Nisya untuk pemeriksaan tertutup.</p><p>Hasil awal menyimpulkan:</p><p><i>Nisya bukan awak kabin</i></p><p><i>Tidak memiliki akses kru</i></p><p><i>Tidak melakukan sabotase atau gangguan penerbangan</i></p><p><strong>Pernyataan Polisi dan Sikap Maskapai</strong></p><p>Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta, <strong>Kompol Yandri Mono</strong>, menegaskan bahwa kasus ini <strong>tidak langsung diproses pidana berat</strong>, karena:</p><p><i>Tidak ada unsur terorisme atau sabotase</i></p><p><i>Nisya adalah penumpang resmi</i></p><p><i>Ada indikasi kuat korban penipuan dan tekanan mental</i></p><p>Pihak Batik Air dan Lion Group menegaskan bahwa Nisya <strong>bukan karyawan</strong>, serta menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi pengawasan atribut dan edukasi publik soal rekrutmen resmi.</p><p><strong>Viral di Media Sosial dan Reaksi Netizen</strong></p><p>Kasus ini viral luas di X, Instagram, TikTok, dan Facebook. Reaksi publik terbelah:</p><p><i>Kekhawatiran soal keamanan penerbangan</i></p><p><i>Simpati setelah motif penipuan terungkap</i></p><p><i>Kisah orang tua Nisya yang tulus mendoakan anaknya menjadi titik empati publik</i></p><p>Tagar terkait sempat menjadi trending nasional.</p><p><strong>Nisya Mengakui Perbuatan dan Minta Maaf</strong></p><p>Dalam video klarifikasi, Nisya:</p><p><i>Mengakui seluruh perbuatannya</i></p><p><i>Menyampaikan permintaan maaf kepada Batik Air, Lion Group, petugas bandara, kru penerbangan, dan masyarakat</i></p><p><i>Mengaku menyesal dan siap menerima konsekuensi</i></p><p>Ia menegaskan tidak bermaksud membahayakan siapa pun.</p><p><strong>Pelajaran Penting dari Kasus Ini</strong></p><p>Kasus Nisya menjadi <strong>peringatan keras nasional</strong>, khususnya bagi pencari kerja:</p><p><i>&nbsp;Jangan percaya calo</i><br><i>&nbsp;Jangan membayar jalur belakang</i><br><i>Selalu daftar lewat kanal resmi Laporkan penipuan rekrutmen</i></p><p>Ini bukan sekadar kisah kebohongan, tetapi potret <strong>mimpi, tekanan sosial, dan penipuan sistemik</strong> yang masih terjadi.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/kronologi-lengkap-nisya-pramugari-batik-air-tapi-bohongan_w2oszpPjfv." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kecelakaan Libatkan Dua Truk Fuso di Pino Raya pada Kamis tengah malam</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kecelakaan&#45;libatkan&#45;dua&#45;truk&#45;fuso&#45;di&#45;pino&#45;raya&#45;pada&#45;kamis&#45;tengah&#45;malam&#45;OW76jgX7KZ/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kecelakaan&#45;libatkan&#45;dua&#45;truk&#45;fuso&#45;di&#45;pino&#45;raya&#45;pada&#45;kamis&#45;tengah&#45;malam&#45;OW76jgX7KZ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 00:28:15 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Bengkulu Selatan – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua unit kendaraan roda enam terjadi di wilayah hukum Polsek Pino Raya, Polres Bengkulu Selatan tepatnya di jalan lintas Kota Manna–Bengkulu, Desa Pasar Pino, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan. Peristiwa tersebut berlangsung pada Kamis malam, 8 Januari 2026, sekitar pukul 23.05 WIB.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Bengkulu Selatan</strong> – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua unit kendaraan roda enam terjadi di wilayah hukum Polsek Pino Raya, Polres Bengkulu Selatan tepatnya di jalan lintas <strong>Kota Manna–Bengkulu</strong>, <strong>Desa Pasar Pino, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan</strong>. Peristiwa tersebut berlangsung pada <strong>Kamis malam, 8 Januari 2026</strong>, sekitar <strong>pukul 23.05 WIB</strong>.</p><p>Berdasarkan laporan resmi Polsek Pino Raya yang disampaikan kepada Kapolres Bengkulu Selatan, - seperti dikutip Berita Manna -, kecelakaan tersebut melibatkan sebuah <strong>truk diesel Dina 130 H berwarna merah</strong> bernomor polisi <strong>H 1746 AH</strong> dan sebuah <strong>truk Fuso Hino 235 TI berwarna hijau</strong> dengan nomor polisi <strong>B 9965 FI</strong>.</p><p>Truk diesel diketahui mengangkut <strong>beras Bulog</strong> dari Gudang Bulog Bengkulu menuju Bulog Cabang Manna. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh <strong>Indrata Budi (46)</strong>, warga Desa Ketapang, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma. Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk diesel mengalami <strong>luka di bagian paha</strong> dan langsung mendapatkan penanganan medis.</p><p>Sementara itu, truk Fuso dikemudikan oleh <strong>Hendra Cipta (38)</strong>, warga Kelurahan Kramasan, Kecamatan Kemang Agung, Kota Palembang. Berdasarkan keterangan di lokasi, truk Fuso tersebut <strong>dalam keadaan berhenti di pinggir jalan</strong> ketika ditabrak dari arah belakang oleh truk diesel.</p><p>Saat kejadian berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan <strong>sedang hujan</strong>, yang diduga turut memengaruhi jarak pandang dan kondisi jalan.</p><p>Petugas piket Polsek Pino Raya segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan <strong>pengamanan tempat kejadian perkara (TKP)</strong>, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penanganan awal terhadap korban. Pengemudi yang mengalami luka kemudian dievakuasi ke <strong>Rumah Sakit Asifah</strong> untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.</p><p>Pihak kepolisian telah mendokumentasikan kejadian tersebut sebagai bahan laporan lanjutan dan masih melakukan pendalaman terkait penyebab kecelakaan.</p><p>Polres Bengkulu Selatan mengimbau seluruh pengguna jalan agar <strong>selalu waspada dan berhati-hati</strong>, khususnya saat berkendara pada malam hari dan dalam kondisi cuaca hujan, guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/kecelakaan-libatkan-dua-truk-fuso-di-pino-raya-pada-kamis-tengah-malam_0s0yuaKhlU." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sekwan DPRD Bengkulu Tegaskan Anggaran Kalender Rp1,9 Miliar Belum Diperiksa BPK</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/sekwan&#45;dprd&#45;bengkulu&#45;tegaskan&#45;anggaran&#45;kalender&#45;rp19&#45;miliar&#45;belum&#45;diperiksa&#45;bpk&#45;2Juh9kio20/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/sekwan&#45;dprd&#45;bengkulu&#45;tegaskan&#45;anggaran&#45;kalender&#45;rp19&#45;miliar&#45;belum&#45;diperiksa&#45;bpk&#45;2Juh9kio20/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 00:12:22 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Benkulu – Sekretaris DPRD Provinsi Bengkulu, Mustarani Abidin, menegaskan bahwa pengadaan kalender dinding DPRD senilai Rp1,9 miliar belum dapat disebut bermasalah karena hingga kini belum diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Benkulu </strong>– Sekretaris DPRD Provinsi Bengkulu, Mustarani Abidin, menegaskan bahwa pengadaan kalender dinding DPRD senilai Rp1,9 miliar belum dapat disebut bermasalah karena hingga kini belum diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).</p><p>Menurut Mustarani, polemik yang berkembang di tengah masyarakat dinilai terlalu dini dan berpotensi menyesatkan opini publik.</p><blockquote><p>“Ini kan belum diperiksa BPK. Kalau nanti diperiksa dan dinyatakan tidak wajar, pasti ada temuan dan kita kembalikan. Jangan seolah-olah dari awal sudah dianggap bermasalah,” ujar Mustarani via Bengkulu Today, Kamis (8/1/2026).</p></blockquote><p>Ia menjelaskan, besarnya anggaran pengadaan kalender tersebut berkaitan dengan volume dan spesifikasi teknis yang tidak sederhana. Setiap dari <strong>45 anggota DPRD Provinsi Bengkulu menerima masing-masing 500 eksemplar kalender</strong> dengan desain khusus.</p><blockquote><p>“Satu kalender itu bukan satu lembar. Ada enam lembar, berisi foto pimpinan, foto masing-masing anggota DPRD, termasuk pembagian per komisi. Kualitas bahan dan cetaknya juga bagus. Itu yang membuat biaya membesar,” jelasnya.</p></blockquote><p>Mustarani juga membantah adanya tudingan kelebihan jumlah cetak maupun praktik titipan dalam proyek tersebut. Ia memastikan seluruh proses telah melalui perhitungan dan verifikasi resmi.</p><blockquote><p>“Tidak ada titipan, tidak ada lebih. Itu pas 500 lembar per orang. Semuanya dihitung dan ada tanda terimanya,” tegasnya.</p></blockquote><p>Lebih lanjut, ia menyebut kalender tersebut digunakan sebagai sarana informasi kegiatan DPRD, khususnya saat masa reses, dan dibagikan kepada masyarakat di daerah pemilihan masing-masing anggota dewan.</p><blockquote><p>“Saat reses Desember kemarin, kalender itu dibawa ke dapil dan dibagikan ke masyarakat. Ini juga bagian dari sarana informasi publik,” katanya.</p></blockquote><p>Meski demikian, sorotan publik tetap muncul karena kebijakan belanja kalender ini dilakukan di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang mengalami pengetatan anggaran serta pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.</p><p>Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), belanja kalender tersebut diumumkan pada November 2025, saat Pemerintah Provinsi Bengkulu di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan tengah menggaungkan kebijakan efisiensi belanja daerah.</p><p>Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait skala prioritas pengelolaan anggaran daerah di tengah tekanan fiskal yang dihadapi pemerintah.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/sekwan-dprd-bengkulu-tegaskan-anggaran-kalender-rp19-miliar-belum-diperiksa-bpk_rouIpy0tgn.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Anak SD di Seluma, Polisi Lakukan Penyelidikan</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/dugaan&#45;kekerasan&#45;seksual&#45;terhadap&#45;anak&#45;sd&#45;di&#45;seluma&#45;polisi&#45;lakukan&#45;penyelidikan&#45;a8XKm8o281/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/dugaan&#45;kekerasan&#45;seksual&#45;terhadap&#45;anak&#45;sd&#45;di&#45;seluma&#45;polisi&#45;lakukan&#45;penyelidikan&#45;a8XKm8o281/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 00:09:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Seluma &#45; Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Seluma tengah menangani laporan dugaan tindak kekerasan seksual yang menimpa seorang anak di bawah umur. Korban diketahui masih berstatus sebagai siswa sekolah dasar, sehingga kasus ini langsung mendapat perhatian serius aparat penegak hukum.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Seluma - </strong>Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Seluma tengah menangani laporan dugaan tindak kekerasan seksual yang menimpa seorang anak di bawah umur. Korban diketahui masih berstatus sebagai siswa sekolah dasar, sehingga kasus ini langsung mendapat perhatian serius aparat penegak hukum.</p><p>Peristiwa tersebut terungkap ketika korban mengeluhkan rasa tidak nyaman dan nyeri pada bagian tubuh tertentu kepada orang tuanya. Merasa khawatir dengan kondisi sang anak, orang tua kemudian membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk menjalani pemeriksaan medis.</p><p>Dari hasil pemeriksaan awal, tenaga medis menemukan adanya indikasi luka yang tidak wajar pada area sensitif korban. Temuan itu memicu kecurigaan keluarga, hingga akhirnya korban dimintai keterangan secara perlahan dan hati-hati.</p><p>Dalam pengakuannya, korban menyampaikan bahwa dirinya diduga mengalami perbuatan tidak senonoh dari seorang pria yang dikenalnya. Terduga pelaku disebut tinggal tidak jauh dari rumah korban dan masih berada di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.</p><p>Lebih memprihatinkan, pria tersebut diketahui telah berkeluarga dan memiliki anak. Dugaan sementara, perbuatan tersebut tidak hanya terjadi satu kali. Terduga pelaku diduga memanfaatkan bujuk rayu dengan meminjamkan telepon genggam kepada korban sebagai cara untuk mendekatinya.</p><p>Tidak terima atas peristiwa tersebut, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Seluma. Laporan resmi telah diterima dan kini menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.</p><p>Kasat Reskrim Polres Seluma, AKP Prengki Sirait, membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur tersebut.</p><blockquote><p>“Korban sudah membuat laporan resmi ke Polres Seluma. Saat ini Satreskrim sedang melakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti laporan tersebut,” ujar AKP Prengki Sirait. <i>Via RB Kamis (8/1/2026)</i>.</p></blockquote><p>Pihak kepolisian memastikan penanganan perkara ini dilakukan secara serius dan profesional, dengan mengutamakan perlindungan serta pemulihan korban sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.</p><p>Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan, sekaligus mendorong masyarakat untuk berani melapor jika menemukan indikasi kejahatan terhadap anak.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/dugaan-kekerasan-seksual-terhadap-anak-sd-di-seluma-polisi-lakukan-penyelidikan_1z9cWh23pw.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ternyata Ini Motif Nisya Mengaku Pramugari Batik Air</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/ternyata&#45;ini&#45;motif&#45;nisya&#45;mengaku&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;tbF3m1mgI1/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/ternyata&#45;ini&#45;motif&#45;nisya&#45;mengaku&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;tbF3m1mgI1/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 00:02:42 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta &#45; Fakta baru terungkap di balik aksi Khairun Nisya yang viral karena diduga menyamar sebagai pramugari Batik Air. Polisi memastikan, Nisya bukan sekadar berbohong, melainkan juga korban penipuan dengan modus rekrutmen jalur cepat masuk pramugari.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta - </strong>Fakta baru terungkap di balik aksi Khairun Nisya yang viral karena diduga menyamar sebagai pramugari Batik Air. Polisi memastikan, Nisya <strong>bukan sekadar berbohong</strong>, melainkan juga <strong>korban penipuan</strong> dengan modus rekrutmen jalur cepat masuk pramugari.</p><p>Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, <strong>Kompol Yandri Mono</strong>, mengungkapkan bahwa Nisya sebelumnya memang memiliki keinginan kuat untuk bekerja sebagai pramugari. Ia bahkan sempat <strong>melamar secara resmi</strong>, namun dinyatakan <strong>tidak lolos seleksi</strong>.</p><p>Dalam proses itu, Nisya kemudian dikenalkan kepada seseorang yang mengaku dapat “membantu” meloloskannya sebagai pramugari dengan syarat menyerahkan sejumlah uang. Tanpa curiga, Nisya <strong>menyerahkan uang hingga Rp30 juta</strong> kepada pihak tersebut.</p><p>“Yang bersangkutan ini awalnya korban. Dia dijanjikan bisa masuk pramugari, sudah menyerahkan uang, tapi akhirnya gagal dan orang yang menjanjikan itu tidak bisa dihubungi lagi,” ujar Kompol Yandri.</p><p>Setelah menyadari dirinya tertipu, Nisya mengaku <strong>merasa sangat malu dan tertekan secara psikologis</strong>, terutama kepada orang tuanya di Palembang yang selama ini mendukung dan berharap besar pada cita-citanya. Ia pun memilih jalan keliru dengan <strong>berpura-pura telah diterima bekerja sebagai pramugari Batik Air</strong>.</p><p>Untuk meyakinkan keluarga, Nisya mulai mengenakan <strong>seragam pramugari lengkap</strong>, memposting aktivitas seolah-olah sedang bertugas, hingga akhirnya nekat ikut terbang sebagai penumpang biasa dengan mengenakan atribut awak kabin. Orang tuanya benar-benar percaya, bahkan disebut kerap menuliskan <strong>doa di media sosial setiap kali Nisya berpamitan “terbang” ke luar kota</strong>.</p><p>Polisi menilai tindakan Nisya lebih dilatarbelakangi <strong>tekanan sosial, rasa malu, dan ketakutan mengecewakan keluarga</strong>, bukan niat jahat atau upaya kejahatan terorganisir. Karena itu, penanganan kasus ini lebih difokuskan pada klarifikasi, pembinaan, serta pengungkapan <strong>modus penipuan rekrutmen pramugari</strong> yang menjerat korban.</p><p>Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar <strong>tidak mudah percaya pada tawaran jalur instan masuk maskapai</strong>, serta selalu mengikuti proses rekrutmen resmi. Kasus Nisya diharapkan menjadi pelajaran agar tidak ada lagi korban penipuan serupa di kemudian hari.</p><p><strong>[Ramadhan: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/ternyata-ini-motif-nisya-mengaku-pramugari-batik-air_lUnz208r66." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dialektika: Dari Socrates hingga Hegel</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/khas/dialektika&#45;dari&#45;socrates&#45;hingga&#45;hegel&#45;0G8AFXh9dC/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/khas/dialektika&#45;dari&#45;socrates&#45;hingga&#45;hegel&#45;0G8AFXh9dC/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 00:00:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Khas]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Dialektika adalah salah satu metode berpikir yang paling berpengaruh dalam sejarah filsafat dan ilmu pengetahuan, dan menjadi salah satu pilar utama perkembangan ide manusia. Sejak zaman kuno hingga modern, metode ini dipakai untuk menguji kebenaran, menemukan sintesis, dan memahami perubahan sosial, politik, dan budaya (sumber: Oxford). Dialektika bukan sekadar perdebatan retoris; ia adalah alat analisis mendalam yang menguji asumsi, menemukan kontradiksi, dan melahirkan pengetahuan baru.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://bengkulu.wahananews.co/"><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO</strong></a><strong>, Kota Bengkulu – </strong>Dialektika adalah salah satu metode berpikir yang paling berpengaruh dalam sejarah filsafat dan ilmu pengetahuan, dan menjadi salah satu pilar utama perkembangan ide manusia. Sejak zaman kuno hingga modern, metode ini dipakai untuk menguji kebenaran, menemukan sintesis, dan memahami perubahan sosial, politik, dan budaya (sumber: Oxford). Dialektika bukan sekadar perdebatan retoris; ia adalah alat analisis mendalam yang menguji asumsi, menemukan kontradiksi, dan melahirkan pengetahuan baru.</p><p>Artikel ini menyajikan semua detail historis, tokoh penting, penerapan lintas disiplin, hingga literatur klasik dan modern tentang dialektika, termasuk rujukan dari Stanford Encyclopedia of Philosophy, Oxford Research, Study.com, Dialektika.id, serta tokoh-tokoh Timur dan Barat yang pernah menyumbangkan pemikiran dialektika.</p><p><strong>Pengertian Umum Dialektika</strong></p><p>Secara umum, dialektika adalah metode percakapan dan penalaran yang melibatkan dua pandangan berlawanan untuk menemukan kebenaran atau pemahaman baru (Stanford). Study.com menyebutnya sebagai logical argumentation involving two opposing views progressing toward resolution.</p><p>Selain itu, dialektika juga dapat dimaknai sebagai proses perkembangan ide di mana kontradiksi menjadi bahan bakar lahirnya sintesis, sehingga pemikiran manusia berkembang (Dialektika.id). Dalam tradisi filsafat, dialektika tidak sekadar perdebatan atau retorika, tetapi merupakan alat untuk menguji asumsi, mengungkap kesalahan, serta memperkaya pemahaman terhadap realitas, teks, sejarah, dan masyarakat (Oxford).</p><p><strong>Jejak Sejarah Dialektika</strong></p><p>Socrates-Pelopor Tanya Jawab<br>Socrates (469-399 SM) dianggap pelopor dialektika dalam tradisi Barat. Ia menggunakan metode elenchus (tanya jawab) untuk menguji keyakinan lawan bicara, membongkar kontradiksi, dan menuntun mereka pada kebenaran universal.</p><p>Plato-Dialektika dalam Dialog<br>Plato (427-347 SM), murid Socrates, mengembangkan dialektika lebih jauh dalam dialog-dialognya. Baginya, dialektika adalah jalan menuju "Dunia Ide"- sebuah kebenaran metafisis yang melampaui dunia inderawi.</p><p>Aristoteles-Logika Formal dan Retorika<br>Meskipun Aristoteles (384-322 SM) lebih dikenal karena logika formalnya, ia tetap berkontribusi pada dialektika dengan mengajarkan teknik argumen, kategorisasi, dan retorika yang mendukung proses dialektis.</p><p>Abad Pertengahan-Ilmu Wajib Trivium<br>Di universitas abad pertengahan, dialektika menjadi bagian dari trivium (bersama tata bahasa dan retorika). Dialektika berfungsi sebagai sarana utama melatih kemampuan logika dan argumentasi bagi para cendekiawan Eropa (Dialektika.id).</p><p>Hegel-Tesis, Antitesis, Sintesis<br>Georg Wilhelm Friedrich Hegel (1770-1831) menyusun dialektika menjadi sistem filsafat sejarah dan ide. Ia melihat bahwa perkembangan ide dan sejarah berjalan melalui konflik internal (tesis vs antitesis) yang kemudian menghasilkan sintesis-tahap baru yang lebih kompleks (sumber: Oxford).</p><p>Karl Marx-Dialektika Materialis<br>Karl Marx (1818-1883) mengadaptasi kerangka Hegel, tetapi memusatkannya pada konflik kelas dan ekonomi sebagai motor perubahan sejarah. Dialektika Marx bersifat materialis, bukan idealis, karena menekankan kondisi material sebagai penentu (sumber:Study.com).</p><p><strong>Tokoh-Tokoh Timur dalam Tradisi Dialektika</strong></p><p>Meskipun istilah "dialektika" lebih lekat pada Barat, beberapa tradisi Timur juga mengembangkan pendekatan serupa, meskipun dengan istilah berbeda:</p><p>Zhuangzi (369-286 SM) dalam filsafat Tao menggunakan dialog paradoks dan ironi untuk mengeksplorasi relativitas kebenaran.</p><p>Nagarjuna (abad ke-2 M) dari tradisi Buddhis Mahayana menggunakan logika dialektis dalam Madhyamaka untuk membongkar ilusi dualitas realitas.</p><p>Konfusius (551-479 SM) meski lebih normatif, mengajarkan pertukaran pandangan moral dan sosial sebagai sarana menemukan keseimbangan, yang berfungsi serupa dengan metode dialektika.</p><p><strong>Konsep Kunci dalam Dialektika</strong></p><p>Argumen dan Kontra-argumen: Dialektika memanfaatkan ketegangan ide sebagai motor pemikiran baru.</p><p>Pertanyaan dan Jawaban: Proses berlapis yang terus menggali asumsi tersembunyi.</p><p>Pencarian Kebenaran: Tujuan utama dialektika adalah membongkar kesalahpahaman dan asumsi keliru, bukan sekadar memenangkan debat.</p><p>Perkembangan Ide: Kontradiksi mendorong lahirnya sintesis; pemikiran maju justru melalui pertentangan (sumber:Study.com).</p><p><strong>Dialektika dalam Tradisi Akademik (Oxford dan Lainnya)</strong></p><p>Di universitas besar seperti Oxford, dialektika digunakan secara luas dalam berbagai disiplin:</p><p>Teori Dialektika Relasional (Relational Dialectics Theory)-dipakai dalam studi komunikasi untuk memahami dilema dan ketegangan dalam hubungan interpersonal.</p><p>Kritik Dialektika (Dialectical Criticism)-digunakan dalam kajian budaya dan sastra untuk menganalisis konflik ideologi dalam teks dan wacana.</p><p>Montase Dialektis (Dialectical Montage)-dalam teori film (populer oleh Sergei Eisenstein), gambar-gambar berlawanan disusun untuk menciptakan efek dramatis dan analitis (sumber:Study.com).</p><p><strong>Aplikasi Luas Dialektika</strong></p><p>Diskusi Filsafat: Mencari kebenaran melalui pertukaran argumen</p><p>Analisis Teks: Mengungkap konflik ide dan kekuatan tersembunyi dalam tulisan atau media (metode Oxford).</p><p>Teori Sosial: Membaca dinamika kelas, kekuasaan, dan perubahan masyarakat.</p><p>Komunikasi Antarbudaya: Memahami perbedaan nilai dan norma lewat dialog (sumber:Dialektika.id).</p><p>Untuk artikel lengkap: Dialektika: Dari Socrates hingga Hegel</p><div class="raw-html-embed">https://www.kompasiana.com/ramadhanhadysyahputratambunan/68824c5dc925c42def263ee2/seri-1-filsafat-logika-dialektika-dari-socrates-hingga-hagel#section2</div><p>&nbsp;</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/dialektika-dari-socrates-hingga-hegel_K99lfLvJwD." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Klarifikasi Pelaku Penganiayaan terhadap Nenek Saudah Pasaman</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/klarifikasi&#45;pelaku&#45;penganiayaan&#45;terhadap&#45;nenek&#45;saudah&#45;pasaman&#45;y9RZhbtj0J/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/klarifikasi&#45;pelaku&#45;penganiayaan&#45;terhadap&#45;nenek&#45;saudah&#45;pasaman&#45;y9RZhbtj0J/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 19:32:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman – Fakta&#45;fakta terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap Nenek Saudah di Lubuk Aro, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, mulai terungkap. Terduga pelaku berinisial IS (26) diketahui memiliki hubungan keluarga dengan korban.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman </strong>– Fakta-fakta terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap <strong>Nenek Saudah</strong> di <strong>Lubuk Aro, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman</strong>, mulai terungkap. Terduga pelaku berinisial <strong>IS (26)</strong> diketahui memiliki <strong>hubungan keluarga</strong> dengan korban.</p><p>Kepada awak media, IS mengakui perbuatannya dan menyatakan penyesalan atas tindakan kekerasan yang dilakukannya. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan <strong>seorang diri</strong>, bukan secara berkelompok sebagaimana informasi yang sempat beredar sebelumnya.</p><p>IS menyebutkan, peristiwa itu terjadi karena dirinya berada dalam kondisi emosi yang memuncak. Ia mengaku kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari korban, termasuk <strong>ucapan kasar dan ancaman</strong>, baik terhadap dirinya maupun keluarganya.</p><p>Menurut pengakuan IS, dirinya juga pernah mengalami insiden penyerangan oleh korban menggunakan <strong>senjata tajam</strong> pada waktu sebelumnya. Ia menyebut, bukan hanya dirinya, namun beberapa warga sekitar juga pernah mengalami perlakuan serupa.</p><p>Selain itu, IS mengklaim adanya persoalan <strong>sengketa tanah</strong> antara korban dan keluarganya yang turut memperkeruh hubungan di antara mereka.</p><p>“Saya sakit hati karena masalah tanah dan sering mendapat perlakuan kasar. Emosi saya sudah memuncak saat kejadian itu,” ujar IS, Kamis (7/1).</p><p>IS menceritakan, saat kejadian dirinya berada di sekitar <strong>Sungai Lubuk Aro</strong>, yang selama ini digunakan sebagai lokasi pemandian bagi kaum laki-laki. Ia mengaku didatangi korban yang dalam keadaan marah sambil melontarkan sumpah serapah.</p><p>IS mengaku sempat meminta korban menjauh, namun korban tetap mendekat sambil terus mengeluarkan kata-kata kasar. Dalam kondisi emosi tersebut, IS kemudian melakukan pemukulan hingga korban terjatuh ke dalam air.</p><p>“Saya khilaf. Beliau yang datang menghampiri saya dengan sumpah serapah,” ujar IS, yang diketahui berprofesi sebagai <strong>guru pendidikan agama Islam</strong> di salah satu sekolah di Kabupaten Pasaman.</p><p>IS mengakui terdapat beberapa kali pukulan yang mengenai wajah korban hingga korban tidak sadarkan diri di dalam air.</p><p>Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk mengungkap peristiwa secara menyeluruh dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/klarifikasi-pelaku-penganiayaan-terhadap-nenek-saudah-pasaman_QdY6jKv3vy." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Walikota Bengkulu jadi Salah Satu Penguji Sidang Doktor di UIN FAS Bengkulu</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/walikota&#45;bengkulu&#45;jadi&#45;salah&#45;satu&#45;penguji&#45;sidang&#45;doktor&#45;di&#45;uin&#45;fas&#45;bengkulu&#45;3arTSjcZoF/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/walikota&#45;bengkulu&#45;jadi&#45;salah&#45;satu&#45;penguji&#45;sidang&#45;doktor&#45;di&#45;uin&#45;fas&#45;bengkulu&#45;3arTSjcZoF/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 16:47:09 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tim 1 Humas Pemkot Bengkulu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjadi Penguji Eksternal dalam Ujian Promosi Doktor Elfahmi Lubis yang digelar di Gedung Promosi Doktor UIN Fatmawati Bengkulu, Kamis (8/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu –</strong> Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjadi Penguji Eksternal dalam Ujian Promosi Doktor Elfahmi Lubis yang digelar di Gedung Promosi Doktor UIN Fatmawati Bengkulu, Kamis (8/1/2026).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1767887469_89a1e01f3dc5d4e566bd.jpg"></figure><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1767887488_b23ba4a822c210b6e866.jpg"></figure><p>Ujian promosi doktor tersebut mengangkat disertasi berjudul “Kajian Yuridis Penegakan Hukum Pelanggaran Tindak Pidana Pemilu Menurut Perspektif Hukum Nasional dan Siyasah Dusturiyah.” Disertasi ini membahas secara komprehensif penegakan hukum pemilu dengan mengkaji keterkaitan antara sistem hukum nasional dan prinsip-prinsip ketatanegaraan Islam.</p><p>Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan sejumlah pertanyaan serta masukan kritis terkait substansi penelitian, khususnya pada aspek implementasi penegakan hukum pemilu dalam praktik demokrasi di Indonesia.</p><p>Kehadiran Wali Kota Bengkulu sebagai penguji eksternal menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik dalam mendorong penguatan kajian hukum, demokrasi, serta tata kelola pemerintahan yang berkeadilan.</p><p>Ujian promosi doktor ini berlangsung khidmat dan menjadi bagian penting dalam proses akademik guna melahirkan doktor yang diharapkan mampu memberikan kontribusi pemikiran bagi pengembangan ilmu hukum dan demokrasi di Indonesia.</p><p>[Redaktur: Ramadhan HS]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/walikota-bengkulu-jadi-salah-satu-penguji-sidang-doktor-di-uin-fas-bengkulu_EP0KixhZ3D.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Nisya Diamankan Pihak Berwenang Imbas Mengaku Pramugari Batik Air</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/nisya&#45;diamankan&#45;pihak&#45;berwenang&#45;imbas&#45;mengaku&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;1zr6n64gxd/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/nisya&#45;diamankan&#45;pihak&#45;berwenang&#45;imbas&#45;mengaku&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;1zr6n64gxd/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 12:27:28 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHNANEWS.CO, Jakarta – Aksi seorang wanita yang menyamar sebagai pramugari Batik Air dalam penerbangan komersial rute Palembang–Jakarta pada Selasa (6/1/2026) berujung pada penanganan oleh pihak berwenang di Bandara Soekarno&#45;Hatta, Tangerang. Perempuan yang viral di media sosial itu dikenal dengan nama Khairun Nisa atau Nisya, usia 23 tahun, asal Palembang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHNANEWS.CO, Jakarta –</strong> Aksi seorang wanita yang menyamar sebagai pramugari Batik Air dalam penerbangan komersial rute Palembang–Jakarta pada <strong>Selasa (6/1/2026)</strong> berujung pada penanganan oleh pihak berwenang di <strong>Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang</strong>. Perempuan yang viral di media sosial itu dikenal dengan nama <strong>Khairun Nisa</strong> atau Nisya, usia 23 tahun, asal Palembang.</p><p>Setibanya di Bandara Soetta, <strong>petugas Aviation Security (Avsec)</strong> langsung memeriksa dan mengamankan Nisya untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh polisi. Aksi itu dipicu setelah sejumlah <strong>awak kabin Batik Air mencurigai identitas dan perilakunya</strong> di dalam pesawat.</p><p>Pihak maskapai juga ikut melakukan pemeriksaan awal. Ketika dicek, <strong>tanda pengenal (ID card) yang dibawa Nisya ternyata merupakan desain lama</strong> yang sudah tidak dipakai oleh awak kabin Batik Air sejak lebih dari satu dekade lalu.</p><p>Kasat Reserse Kriminal <strong>Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono</strong>, menjelaskan bahwa Nisya sebenarnya bukan awak kabin resmi maskapai, tetapi <strong>penumpang biasa yang membeli tiket sendiri</strong>. Ia sempat memasuki jalur khusus awak kabin (<i>fast track</i>) dalam bandara, namun kecurigaan awak kemudian dilaporkan ke pihak Avsec.</p><p><strong>Kecurigaan dan pemeriksaan lanjutan muncul karena beberapa hal:</strong></p><p><i>Seragam dan atribut yang dipakai <strong>tidak sesuai standar seragam aktif</strong> Batik Air.</i></p><p><i>Nisya menunjukkan <strong>kartu identitas yang tidak berlaku</strong> dan berbeda coraknya dari seragam resmi.</i></p><p><i>Saat diajak berinteraksi, Nisya terlihat <strong>bingung dan tidak mampu menjawab pertanyaan soal prosedur awak kabin</strong> yang seharusnya dipahami staf penerbangan profesional.</i></p><p>Dalam pemeriksaan itu, Nisya akhirnya mengakui perbuatannya. Dia <strong>mengaku sengaja mengenakan seragam dan atribut pramugari Batik Air saat naik pesawat</strong> karena ingin <strong>meyakinkan keluarganya bahwa dirinya sudah bekerja di maskapai tersebut</strong>.</p><p>Motivasi ini berkaitan dengan kondisi tekanan psikologis dan sosial. Polisi menjelaskan Nisya pernah mencoba melamar menjadi pramugari tetapi <strong>gagal lolos seleksi</strong>, dan ia merasa malu mengakui hal tersebut kepada orang tua serta lingkungan. Demi menutupi kegagalan itu, ia nekat memakai atribut pramugari dalam penerbangan tersebut.</p><p>Dalam video klarifikasi yang kini beredar di media sosial, Nisya juga menyampaikan <strong>permintaan maaf secara terbuka kepada pihak Batik Air dan Lion Group</strong>, dengan menegaskan bahwa dirinya <strong>bukan pramugari sungguhan</strong> meski memakai seragam lengkap.</p><p>Pihak berwenang menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, <strong>tidak ditemukan unsur pidana berat atau tindakan kriminal yang diperkarakan langsung oleh maskapai</strong>. Kasus ini lebih dipandang sebagai <strong>kejadian yang harus diluruskan secara administratif dan sosial</strong>, sehingga Nisya akhirnya <strong>dikembalikan kepada pihak keluarga setelah klarifikasi selesai dilakukan</strong>.</p><p>Kasus ini turut menjadi sorotan publik dan memicu diskusi luas di media sosial mengenai <strong>keamanan penerbangan, prosedur identifikasi kru pesawat, serta dampak tekanan sosial terhadap individu yang merasa terpojokkan oleh ekspektasi keluarga atau lingkungan</strong>.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/nisya-diamankan-pihak-berwenang-imbas-mengaku-pramugari-batik-air_80UnW8Zl8s." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Viral Pramugari Batik Air Diduga Gadungan di Media Sosial</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/viral&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;diduga&#45;gadungan&#45;di&#45;media&#45;sosial&#45;f0zcw8v7xG/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/viral&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;diduga&#45;gadungan&#45;di&#45;media&#45;sosial&#45;f0zcw8v7xG/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 07:22:07 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta &#45; Kasus dugaan pramugari gadungan Batik Air bernama Khairun Nisya mulai viral di media sosial pada Rabu–Kamis, 7–8 Januari 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta - </strong>Kasus dugaan pramugari gadungan Batik Air bernama <strong>Khairun Nisya</strong> mulai <strong>viral di media sosial pada Rabu–Kamis, 7–8 Januari 2026</strong>.</p><p>Nama Nisya mencuat setelah sejumlah <strong>unggahan di platform X (Twitter), TikTok, dan Instagram</strong> menyoroti sosok perempuan berseragam awak kabin Batik Air yang diduga <strong>bukan pramugari resmi</strong>.</p><p>Penampilan Nisya dinilai sangat meyakinkan. Ia mengenakan <strong>seragam lengkap pramugari Batik Air</strong>, membawa <strong>koper maskapai</strong>, hingga menunjukkan <strong>ID card</strong> layaknya awak kabin aktif. Bahkan, Nisya diketahui <strong>ikut terbang dalam penerbangan rute Palembang–Jakarta pada 6 Januari 2026</strong>.</p><p>Kecurigaan mulai muncul saat Nisya berinteraksi dengan kru aktif di dalam pesawat. Sejumlah awak kabin dan penumpang menilai <strong>jawaban Nisya tidak sinkron</strong> saat ditanya soal prosedur dan tugas pramugari. Kejanggalan tersebut kemudian dibagikan ke media sosial dan langsung menyita perhatian publik.</p><p>Unggahan warganet yang menyebut adanya <strong>“FA gadungan”</strong> dengan cepat menyebar dan memicu diskusi luas. Banyak netizen mempertanyakan <strong>keamanan bandara</strong>, sementara sebagian lainnya menyayangkan <strong>tindakan nekat Nisya</strong>.</p><p>Reaksi netizen pun beragam.<br>Sebagian mengecam karena dianggap <strong>membahayakan keselamatan penerbangan</strong>, sementara yang lain justru <strong>bersimpati</strong> setelah mengetahui latar belakang pribadi Nisya. Tak sedikit pula yang menyoroti <strong>maraknya penipuan berkedok rekrutmen pramugari</strong> di media sosial.</p><p>Kasus ini akhirnya menjadi sorotan nasional dan memicu klarifikasi dari pihak berwenang serta maskapai terkait.</p><p><strong>[Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/viral-pramugari-batik-air-diduga-gadungan-di-media-sosial_ngipHe6Wkx." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kebakaran Hanguskan Pondok Pesantren Al&#45;Barkah di Mukomuko, Provinsi Bengkulu</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kebakaran&#45;hanguskan&#45;pondok&#45;pesantren&#45;al&#45;barkah&#45;di&#45;mukomuko&#45;provinsi&#45;bengkulu&#45;9vIp6Zq4A9/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/kebakaran&#45;hanguskan&#45;pondok&#45;pesantren&#45;al&#45;barkah&#45;di&#45;mukomuko&#45;provinsi&#45;bengkulu&#45;9vIp6Zq4A9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 06:55:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Mukomuko – Kebakaran melanda Pondok Pesantren Al&#45;Barkah yang berada di Desa Tanjung Mulya SP9, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, pada Kamis (08/01/2026) dini hari.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Mukomuko</strong> – Kebakaran melanda Pondok Pesantren Al-Barkah yang berada di Desa Tanjung Mulya SP9, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, pada Kamis (08/01/2026) dini hari.</p><p>Berdasarkan informasi di lapangan, api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan pondok pesantren hingga nyaris tidak tersisa. Hingga pagi hari, puing-puing bangunan terlihat rata akibat dilalap si jago merah.</p><p>Salah seorang saksi mata, <strong>Rustam Deco</strong>, mengatakan api pertama kali terlihat pada dini hari saat aktivitas warga masih sepi. Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual sebelum bantuan datang, namun api terlanjur membesar.</p><p><i>“Api cepat sekali membesar. Bangunan pondok tidak sempat diselamatkan,”</i> ujar Rustam.</p><p>Hingga berita ini diturunkan, <strong>penyebab kebakaran masih belum diketahui</strong> dan masih dalam proses penyelidikan. Pihak berwenang juga <strong>belum memberikan keterangan resmi terkait ada atau tidaknya korban jiwa</strong> dalam peristiwa tersebut.</p><p>Aparat dan instansi terkait masih melakukan pendataan serta menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kerugian dan penyebab pasti kebakaran.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/kebakaran-hanguskan-pondok-pesantren-al-barkah-di-mukomuko-provinsi-bengkulu_5bcv13XY0D." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>BMKG Peringatkan Hujan Lebat–Sangat Lebat di Bengkulu</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/bmkg&#45;peringatkan&#45;hujan&#45;lebatsangat&#45;lebat&#45;di&#45;bengkulu&#45;45zmphp862/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/bmkg&#45;peringatkan&#45;hujan&#45;lebatsangat&#45;lebat&#45;di&#45;bengkulu&#45;45zmphp862/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 06:41:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu &#45; BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang berpeluang terjadi di Provinsi Bengkulu dalam beberapa hari ke depan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu - </strong>BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi <strong>hujan lebat hingga sangat lebat</strong> yang berpeluang terjadi di <strong>Provinsi Bengkulu</strong> dalam beberapa hari ke depan.</p><p>Berdasarkan peta peringatan cuaca BMKG, wilayah Bengkulu termasuk daerah dengan <strong>potensi hujan lebat–sangat lebat secara berturut-turut</strong>, sehingga berisiko mengalami <strong>banjir, tanah longsor, dan genangan</strong>, terutama di daerah dataran rendah, bantaran sungai, serta wilayah perbukitan.</p><p>Masyarakat diimbau untuk:</p><p><i>Meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem</i></p><p><i>Menghindari aktivitas di daerah rawan longsor</i></p><p>Memantau informasi resmi BMKG dan pemerintah daerah</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/bmkg-peringatkan-hujan-lebatsangat-lebat-di-bengkulu_2Xe8G7M486.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Megawati Siap Jadi Mesin Poin di Even Proliga 2026</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/utama/megawati&#45;siap&#45;jadi&#45;mesin&#45;poin&#45;di&#45;even&#45;proliga&#45;2026&#45;WLmflzz7ob/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/utama/megawati&#45;siap&#45;jadi&#45;mesin&#45;poin&#45;di&#45;even&#45;proliga&#45;2026&#45;WLmflzz7ob/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 00:24:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta &#45; Proliga 2026 dipastikan semakin panas. Mulai 8 Januari 2026, Megawati Hangestri Pertiwi kembali siap menjadi mesin pencetak poin dan tumpuan utama serangan di setiap laga.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta - </strong>Proliga 2026 dipastikan semakin panas. Mulai <strong>8 Januari 2026</strong>, <strong>Megawati Hangestri Pertiwi</strong> kembali siap menjadi mesin pencetak poin dan tumpuan utama serangan di setiap laga.</p><p>Bintang <strong>Timnas Voli Putri Indonesia</strong> ini diharapkan menjadi pembeda sekaligus penentu kemenangan timnya dalam persaingan ketat kompetisi voli kasta tertinggi Tanah Air.</p><p>Seluruh pertandingan <strong>Proliga 2026</strong> dapat disaksikan secara <strong>live eksklusif hanya di Vidio</strong>. Jangan lewatkan aksi-aksi spektakuler para pemain terbaik Indonesia.</p><p>📅 <strong>Mulai 8 Januari 2026</strong><br>📺 <strong>Live di Vidio</strong><br>💎 <strong>Vidio Platinum – mulai dari Rp27 ribu (paket tahunan)</strong></p><p>Saksikan keseruannya dan dukung Megawati di Proliga 2026!</p><p>#Proliga2026 #MegawatiHangestri #VoliIndonesia #TimnasVoliPutri #Vidio #BolaVoli</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/megawati-siap-jadi-mesin-poin-di-even-proliga-2026_q8U70bKLW8.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Penerimaan Tamtama PK TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/penerimaan&#45;tamtama&#45;pk&#45;tni&#45;ad&#45;gelombang&#45;i&#45;tahun&#45;anggaran&#45;2026&#45;7ctv8kH3sq/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/penerimaan&#45;tamtama&#45;pk&#45;tni&#45;ad&#45;gelombang&#45;i&#45;tahun&#45;anggaran&#45;2026&#45;7ctv8kH3sq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 00:20:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu &#45; TNI Angkatan Darat resmi membuka Penerimaan Tamtama Prajurit Karier (PK) Gelombang I TA 2026. Kesempatan ini terbuka bagi putra terbaik bangsa yang memenuhi persyaratan dan siap mengabdi kepada negara.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu - </strong>TNI Angkatan Darat resmi membuka <strong>Penerimaan Tamtama Prajurit Karier (PK) Gelombang I TA 2026</strong>. Kesempatan ini terbuka bagi putra terbaik bangsa yang memenuhi persyaratan dan siap mengabdi kepada negara.</p><p><strong>Jadwal Pendaftaran</strong></p><p><strong>Pendaftaran Online:</strong> 8 Januari – 15 Februari 2026</p><p><strong>Validasi / Daftar Ulang:</strong> 15 Januari – 18 Februari 2026</p><p><i>Pendaftaran dapat ditutup sewaktu-waktu apabila kuota peserta telah terpenuhi.</i></p><p><strong>Persyaratan Umum</strong></p><p>Warga Negara Indonesia</p><p>Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa</p><p>Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945</p><p>Usia minimal <strong>17 tahun 10 bulan</strong> dan maksimal <strong>24 tahun</strong> saat pembukaan pendidikan pertama (21 April 2026)</p><p>Sehat jasmani dan rohani serta <strong>tidak berkacamata</strong></p><p>Tidak kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan</p><p>Bukan anggota atau mantan TNI/Polri maupun PNS TNI</p><p>Pendidikan minimal <strong>SMA/SMK/MA</strong> (negeri/swasta terakreditasi, termasuk Paket C sesuai kebutuhan)</p><p><strong>Belum pernah menikah</strong> dan bersedia tidak menikah selama pendidikan pertama hingga 2 tahun setelah Dikma</p><p>Tinggi badan minimal <strong>158 cm</strong> dengan berat badan ideal sesuai ketentuan</p><p><strong>Materi Seleksi</strong></p><p>Administrasi</p><p>Kesehatan</p><p>Jasmani</p><p>Psikologi</p><p>Mental Ideologi / Litpers</p><p><strong>Cara Pendaftaran</strong></p><p>Daftar secara online melalui website resmi: <a href="https://ad.rekrutmentni.mil.id">https://ad.rekrutmentni.mil.id</a></p><p>Isi formulir pendaftaran online dan cetak:&nbsp;</p><p>Formulir pendaftaran</p><p>Blangko dinas</p><p>Blangko Rikmin</p><p>Daftar riwayat hidup</p><p>Laksanakan <strong>validasi/daftar ulang</strong> di <strong>Ajendam/Ajenrem terdekat</strong> sesuai domisili dengan membawa seluruh dokumen yang telah dicetak</p><p><strong>TNI AD mengimbau masyarakat untuk tidak percaya calo.</strong><br>Seluruh proses rekrutmen <strong>GRATIS</strong> dan dilaksanakan secara <strong>transparan, objektif, dan akuntabel</strong>.</p><p>#PenerimaanTNIAD<br>#TamtamaPK2026<br>#TNIPrima<br>#Profesional<br>#Responsif<br>#Integratif</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/penerimaan-tamtama-pk-tni-ad-gelombang-i-tahun-anggaran-2026_mn0iHjntTh.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Penerimaan Bintara Prajurit Karir (PK) TNI AD Tahun 2026: Tidak Dipungut Biaya (Gratis)</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/penerimaan&#45;bintara&#45;prajurit&#45;karir&#45;pk&#45;tni&#45;ad&#45;tahun&#45;2026&#45;tidak&#45;dipungut&#45;biaya&#45;gratis&#45;oZ88Nla1a3/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/serba&#45;serbi/penerimaan&#45;bintara&#45;prajurit&#45;karir&#45;pk&#45;tni&#45;ad&#45;tahun&#45;2026&#45;tidak&#45;dipungut&#45;biaya&#45;gratis&#45;oZ88Nla1a3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 00:10:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu &#45; Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat secara resmi membuka Penerimaan Bintara Prajurit Karier (PK) TNI AD Tahun Anggaran 2026 bagi putra terbaik bangsa.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu - </strong>Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat secara resmi membuka <strong>Penerimaan Bintara Prajurit Karier (PK) TNI AD Tahun Anggaran 2026</strong> bagi putra terbaik bangsa.</p><p><strong>Jadwal Pendaftaran&nbsp;</strong></p><p><strong>Pendaftaran Online:</strong><br>📆 8 Januari s.d. 3 Februari 2026</p><p><strong>Validasi / Daftar Ulang:</strong><br>📆 12 Januari s.d. 6 Februari 2026</p><p><i>Pendaftaran dan validasi dapat ditutup sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan apabila kuota peserta seleksi telah terpenuhi.</i></p><p><strong>Persyaratan Umum&nbsp;</strong></p><p>Warga Negara Indonesia</p><p>Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa</p><p>Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945</p><p>Usia minimal <strong>17 tahun 10 bulan</strong> dan maksimal <strong>24 tahun</strong> pada saat pembukaan pendidikan pertama</p><p>Bukan anggota atau mantan Prajurit TNI/Polri maupun PNS TNI</p><p>Pendidikan:&nbsp;</p><p><strong>Lulusan S1/D4/D3/D1</strong> (tanpa persyaratan nilai), atau</p><p><strong>Lulusan SMA/MA/SMK sederajat</strong> (negeri atau swasta) dengan ketentuan nilai rata-rata Raport/Ujian Nasional pada 3 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika), sebagai berikut:&nbsp;</p><p>Lulusan <strong>2017–2019</strong>: nilai minimal UN <strong>37</strong></p><p>Lulusan <strong>2020</strong>: nilai Raport minimal <strong>65</strong></p><p>Lulusan <strong>2021–2022</strong>: nilai Raport minimal <strong>68</strong></p><p>Lulusan <strong>2023–2025</strong>: nilai Raport minimal <strong>70</strong></p><p>Tinggi badan minimal <strong>163 cm</strong> dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan yang berlaku</p><p><strong>Materi Seleksi&nbsp;</strong></p><p>Administrasi</p><p>Kesehatan</p><p>Jasmani</p><p>Psikologi</p><p>Mental Ideologi / Litpers</p><p><strong>Cara Mendaftar&nbsp;</strong></p><p>Melaksanakan pendaftaran <strong>online</strong> melalui website resmi: <a href="https://ad.rekrutmen-tni.mil.id"><strong>https://ad.rekrutmen-tni.mil.id</strong></a></p><p>Mengisi formulir pendaftaran online dan mencetak:&nbsp;</p><p>Formulir pendaftaran</p><p>Blangko dinas</p><p>Blangko Rikmin</p><p>Daftar riwayat hidup</p><p>Melaksanakan <strong>validasi/daftar ulang</strong> di <strong>Ajendam/Ajenrem terdekat</strong> sesuai domisili dengan membawa seluruh dokumen yang telah dicetak</p><p><strong>Penting&nbsp;</strong></p><p>Seluruh proses penerimaan prajurit <strong>TNI AD TIDAK DIPUNGUT BIAYA (GRATIS)</strong>.<br>Masyarakat diimbau <strong>tidak percaya kepada calo atau pihak mana pun</strong> yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.</p><p>#BintaraPK2026 #TNIAD #RekrutmenTNI #TNIPRIMA<br>#Profesional #Responsif #Integratif #GratisTanpaBiaya</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/penerimaan-bintara-prajurit-karir-pk-tni-ad-tahun-2026-tidak-dipungut-biaya-gratis_A9oAZPpnsH.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Fauzana, Rozac Tanjung, dan Hukum Besi Industri Musik</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/fauzana&#45;rozac&#45;tanjung&#45;dan&#45;hukum&#45;besi&#45;industri&#45;musik&#45;9569K5jEpv/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/fauzana&#45;rozac&#45;tanjung&#45;dan&#45;hukum&#45;besi&#45;industri&#45;musik&#45;9569K5jEpv/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 00:01:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Erizal]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[Berikut versi rapi dan enak dibaca dengan gaya opini reflektif, alur diperhalus tanpa mengubah substansi dan sudut pandang penulis:]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>Berikut <strong>versi rapi dan enak dibaca</strong> dengan gaya <strong>opini reflektif</strong>, alur diperhalus tanpa mengubah substansi dan sudut pandang penulis:</p><p><strong>SUMBAR WAHANANEWS.CO, Pariaman - </strong>Penyanyi Minang asal Padang Pariaman, <strong>Fauzana</strong>, kembali disomasi oleh pencipta lagunya, <strong>Rozac Tanjung</strong>. Ini adalah <strong>somasi kedua</strong> yang dilayangkan kepadanya. Konon, hingga <strong>lima album Fauzana</strong> merupakan karya ciptaan Rozac Tanjung. Sebuah kontribusi yang tentu tidak kecil dan layak dihargai.</p><p>Dalam somasi terbaru ini, Fauzana diminta <strong>tidak lagi menyanyikan lagu-lagu ciptaan Rozac Tanjung</strong>. Fauzana sendiri mengaku telah mematuhi larangan tersebut sejak somasi pertama, dan baru angkat bicara setelah somasi kedua dilayangkan.</p><p>Ada nada getir dalam respons Fauzana. Ia dilarang menyanyikan lagu-lagu yang memang bukan ciptaannya, tetapi <strong>menjadi populer justru karena dirinya</strong>. Di titik inilah pertanyaan klasik muncul: <i>apa arti sebuah lagu tanpa penyanyi yang mampu menghidupkannya?</i></p><p>Dalam industri musik, <strong>penyanyi dan pencipta lagu saling membutuhkan</strong>. Akan lebih sempurna bila keduanya bersatu dalam satu sosok. Kita mengenal nama-nama besar seperti <strong>Iwan Fals, Rhoma Irama, Ariel</strong>, dan banyak lainnya - penyanyi sekaligus pencipta lagu yang hebat. Mungkin, ke depan Fauzana juga perlu menempuh jalan serupa agar bisa bertahan lebih mandiri.</p><p>Namun bahkan penyanyi-pencipta lagu sekalipun, tetap kerap menyanyikan karya orang lain. Itu hal yang wajar. Masalah muncul ketika relasi berubah menjadi hitung-hitungan, ketika ada yang merasa ditinggalkan, dan ada pula yang merasa paling berjasa.</p><p>Antara Rozac Tanjung dan Fauzana, jelas ada persoalan yang tidak sepenuhnya diketahui publik. Ironisnya, justru <strong>nama Rozac Tanjung baru dikenal luas publik sebagai pencipta lagu Fauzana setelah dua kali somasi ini muncul</strong>.</p><p>Di situlah berlaku apa yang bisa disebut sebagai <strong>hukum besi industri hiburan, </strong>bahkan hukum kehidupan. Orang jarang mengingat petani yang menanam, tetapi lebih mengenal pedagang yang menjual. Petani tetap miskin, pedagang bisa kaya raya.</p><p>Lewat suara penyanyi yang tepat, <strong>lagu biasa bisa menjelma menjadi mutiara</strong>. Lagu, seperti jodoh, juga punya pasangannya. Mengapa lagu-lagu itu tidak populer ketika dibawakan Rozac Tanjung sendiri? Karena jodohnya bukan di sana, melainkan di Fauzana.</p><p>Boleh percaya atau tidak, lagu-lagu yang melejit lewat Fauzana kemungkinan besar <strong>tidak akan memiliki daya magis yang sama jika dibawakan oleh orang lain</strong>. Apakah ini berarti membela Fauzana? Tidak juga.</p><p>Justru yang paling bijak adalah <strong>mencari jalan damai</strong>, agar semua pihak bisa melangkah kembali tanpa saling melukai. Dunia seni terlalu sempit dan terlalu berharga untuk dirusak oleh konflik berkepanjangan.</p><p>Oh ya, <i>Ciinan Bana</i> itu lagu ciptaan siapa, ya? Semoga bukan Rozac Tanjung pula.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/fauzana-rozac-tanjung-dan-hukum-besi-industri-musik_sWffj49Cps.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Premis, Argumen dan Kesimpulan: Cara Akal Bekerja</title>
                <link>https://bengkulu.wahananews.co/khas/premis&#45;argumen&#45;dan&#45;kesimpulan&#45;cara&#45;akal&#45;bekerja&#45;a0x1n5Wcsm/0</link>
                <comments>https://bengkulu.wahananews.co/khas/premis&#45;argumen&#45;dan&#45;kesimpulan&#45;cara&#45;akal&#45;bekerja&#45;a0x1n5Wcsm/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 00:00:15 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Khas]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Logika adalah tulang punggung filsafat, dan di balik logika ada tiga pilar utama: premis, argumen, dan kesimpulan. Tanpa memahami bagaimana ketiganya bekerja, filsafat akan terjebak dalam retorika tanpa arah. Episode ini membahas secara ilmiah&#45; dengan jejak dari Aristoteles hingga Al&#45;Farabi, dari Oxford hingga Harvard&#45;bagaimana akal membangun kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://bengkulu.wahananews.co/"><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO</strong></a><strong>, Kota Bengkulu – </strong>Logika adalah tulang punggung filsafat, dan di balik logika ada tiga pilar utama: premis, argumen, dan kesimpulan. Tanpa memahami bagaimana ketiganya bekerja, filsafat akan terjebak dalam retorika tanpa arah. Episode ini membahas secara ilmiah- dengan jejak dari Aristoteles hingga Al-Farabi, dari Oxford hingga Harvard-bagaimana akal membangun kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan.</p><p><strong>1. Premis: Titik Awal Segala Penalaran</strong></p><p>Secara etimologis, premis berasal dari Latin praemittere ("meletakkan sebelumnya"). Dalam tradisi logika Aristotelian, premis adalah batu pijakan yang mendasari silogisme, yaitu kerangka pikir yang menghubungkan fakta atau prinsip agar dapat ditarik kesimpulan.</p><p>Premis bisa berbentuk:<br><i>1. Fakta empiris: "Air mendidih pada 100C."</i><br><i>2. Prinsip universal: "Semua yang hidup pasti mati."</i><br><i>3. Keyakinan metafisik: "Setiap akibat pasti ada sebab."</i></p><p>Dalam Organon, Aristoteles menegaskan premis harus jelas asal-usulnya: apakah ia didapat dari pengalaman (empiris), dari akal murni (rasional), atau dari konsensus metafisik. Premis yang kabur akan menghasilkan argumen rapuh.</p><p>Filsuf Muslim seperti Al-Farabi dalam Kitab al-Burhan dan Al-Ghazali dalam Maqasid al-Falasifah menekankan pentingnya memilah premis: fakta harus dibedakan dari asumsi, dan keduanya dipisahkan dari keyakinan. Tanpa pembedaan ini, hujjah (argumentasi) bisa berubah menjadi dogma.</p><p>Dalam kerangka berpikir ilmiah (Oxford Handbook of Philosophy), pemilahan premis adalah fase verifikasi pertama. Ia memastikan bahwa setiap klaim yang dipakai akal berdiri di atas bukti atau prinsip yang bisa dipertanggungjawabkan, bukan sekadar retorika.</p><p><strong>2. Argumen: Jembatan Menuju Kebenaran</strong></p><p>Kata argumen berasal dari Latin arguere ("menjelaskan" atau "membuktikan"). Dalam tradisi logika, argumen bukan sekadar perdebatan, melainkan kerangka sistematis yang menghubungkan premis menuju kesimpulan.</p><p>Menurut Aristoteles, argumen sah harus memenuhi dua syarat utama:<br><i>1. Premisnya benar.</i><br><i>2. Bentuk penalarannya valid</i>.</p><p>Jika dua syarat ini terpenuhi, kesimpulan tidak mungkin salah. Jika salah satunya cacat, seluruh kerangka akan runtuh.</p><p>Ibn Rushd (Averroes), dalam Tahafut al-Tahafut, memadukan silogisme Aristotelian dengan dalil Qur'ani, menunjukkan bahwa logika dapat berfungsi sebagai alat membela iman sekaligus menata ilmu. Tradisi Islam tidak menolak argumen rasional, asalkan bentuknya sahih.</p><p>Dalam logika formal, proses menghubungkan premis menjadi kesimpulan disebut inferensi. Literatur Oxford dan Harvard menegaskan bahwa inferensi adalah inti terakhir dari proses logika-tahap di mana akal menarik kesimpulan yang bisa diuji, bukan sekadar opini. Dalam tradisi filsafat Islam, konsep ini sepadan dengan qiys (analogi) dan burhn (pembuktian), yang digunakan Al-Farabi dan Ibn Sina untuk menegakkan hujjah.</p><p>Perlu dibedakan: Argumen adalah kerangka utuh (premis + hubungan logis + kesimpulan). Sedangkan Inferensi adalah: proses mental dan logis yang menghubungkan premis menjadi kesimpulan.</p><p>Contoh klasik (deduktif):<br><i>Premis 1: Semua manusia fana.</i><br><i>Premis 2: Socrates adalah manusia.</i><br><i>Kesimpulan: Socrates fana</i>.</p><p>Argumen: keseluruhan tiga pernyataan di atas.</p><p><strong>Inferensi</strong>: <i>langkah logis yang menghubungkan premis ke kesimpulan ("karena Socrates manusia dan semua manusia fana, maka Socrates fana").</i></p><p>Dalam praktik logika formal, kerangka ini diwujudkan melalui silogisme (dua premis satu kesimpulan), serta aturan inferensi klasik seperti:</p><p><i>Modus Ponens: "Jika A, maka B. A benar. Maka B benar."</i></p><p><i>Modus Tollens: "Jika A, maka B. B salah. Maka A salah."</i></p><p>Kerangka ini memastikan penalaran tidak sekadar retorika, tetapi mengikuti struktur yang dapat diuji secara universal-baik di Barat maupun dalam tradisi logika Islam. Oxford University Press menyebut argumen sebagai "the connective tissue of thought"-jaringan penghubung yang memastikan akal tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga memahami maknanya.</p><p><strong>3. Kesimpulan: Puncak Penalaran dan Uji Kebenaran</strong></p><p>Kesimpulan (conclusio, dari Latin concludere: menutup, merangkum) adalah hasil dari proses logika. Ia tidak sekadar penutup diskusi, tetapi uji terakhir apakah premis dan argumen telah berfungsi dengan benar.</p><p>Aristoteles menegaskan:</p><p><i>1. Jika premis benar dan argumen valid, kesimpulan pasti benar.</i></p><p><i>2. Jika salah satu premis lemah atau bentuk argumennya cacat, kesimpulan menjadi rapuh</i>.</p><p>Menurut Oxford Handbook of Epistemology, kesimpulan adalah <i>"belief candidate" -keyakinan sementara yang sah, bukan kebenaran mutlak. Filsafat modern menyebut pendekatan ini sebagai fallibilism: kesadaran bahwa setiap kesimpulan bisa direvisi bila bukti baru muncul</i>.</p><p>Dalam tradisi Islam, Al-Farabi menyebut tiga syarat kesimpulan sahih:</p><p><i>1. Premisnya bersandar pada pengetahuan yang yakin (bukan prasangka).</i></p><p><i>2. Bentuk penalaran mengikuti kaidah silogisme atau qiys (analogi).</i></p><p><i>3. Tidak bertentangan dengan akal sehat maupun wahyu (untuk konteks teologis).</i></p><p>Contoh klasik kesimpulan deduktif:</p><p><i>1. Semua yang berawal pasti berakhir.</i></p><p><i>2. Alam semesta punya awal (Big Bang).</i></p><p><i>3. Jadi, alam semesta pasti berakhir</i>.</p><p>Kesimpulan ini tidak menjawab kapan, tetapi memaksa akal merenungkan implikasi moral dan eksistensial: apa tujuan hidup, ilmu, dan peradaban jika segalanya berakhir?.</p><p>Untuk artikel lengkap: Premis, Argumen dan Kesimpulan: Cara Akal Bekerja&nbsp;</p><div class="raw-html-embed">https://www.kompasiana.com/ramadhanhadysyahputratambunan/68822d23c925c44a332a2c23/seri-1-filsafat-logika-ep-7-premis-argumen-dan-kesimpulan-cara-akal-bekerja#section2</div><p>&nbsp;</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/premis-argumen-dan-kesimpulan-cara-akal-bekerja_u549KAdlcF." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pelaku Penganiayaan Nenek Saudah Ternyata Seorang Guru Agama</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/pelaku&#45;penganiayaan&#45;nenek&#45;saudah&#45;ternyata&#45;seorang&#45;guru&#45;agama&#45;uvzz5r8m8s/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/pelaku&#45;penganiayaan&#45;nenek&#45;saudah&#45;ternyata&#45;seorang&#45;guru&#45;agama&#45;uvzz5r8m8s/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 07 Jan 2026 22:38:09 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman – Terungkapnya status Ilman Suhdi (26) sebagai guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Rao dalam kasus penganiayaan terhadap Saudah (67) menuai perhatian luas, khususnya dari kalangan pendidikan dan masyarakat Pasaman.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman </strong>– Terungkapnya status <strong>Ilman Suhdi (26)</strong> sebagai guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di <strong>SMP Negeri 1 Rao</strong> dalam kasus penganiayaan terhadap <strong>Saudah (67)</strong> menuai perhatian luas, khususnya dari kalangan pendidikan dan masyarakat Pasaman.</p><p>Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman, <strong>AKP Fion Joni Hayes</strong>, membenarkan bahwa tersangka merupakan <strong>guru honorer</strong> yang saat ini juga tercatat sebagai <strong>mahasiswa strata dua (S-2)</strong> di salah satu perguruan tinggi di Kota Padang.</p><p>“<i>Benar, yang bersangkutan adalah guru honorer dan juga sedang menempuh pendidikan S-2,</i>” ujar Fion, Rabu (8/1/2026).</p><p>Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Rao, <strong>Budi Setiawan</strong>, mengungkapkan bahwa Ilman telah mengajar di sekolah tersebut selama <strong>lebih dari satu tahun</strong>. Ia menyebut pihak sekolah terkejut atas kasus hukum yang menjerat tenaga pendidik di lingkungannya.</p><p>“<i>Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Yang bersangkutan memang guru honorer di sekolah kami dan telah mengajar lebih dari satu tahun</i>,” kata Budi.</p><p><strong>Evaluasi dan Tindak Lanjut</strong></p><p>Pihak sekolah menyatakan akan <strong>berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman</strong> untuk menentukan langkah administratif lanjutan terkait status Ilman sebagai tenaga pendidik, sembari menunggu proses hukum yang sedang berjalan.</p><p>Kasus ini menimbulkan keprihatinan karena tersangka merupakan pendidik agama, yang seharusnya menjadi teladan dalam sikap dan perilaku di tengah masyarakat. Sejumlah pihak menilai peristiwa ini harus menjadi <strong>bahan evaluasi serius</strong> terhadap pembinaan karakter dan rekam jejak tenaga pendidik honorer.</p><p><strong>Proses Hukum Berlanjut</strong></p><p>Hingga saat ini, Polres Pasaman masih mendalami kasus penganiayaan tersebut dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. Aparat kepolisian juga menegaskan akan menangani perkara ini secara <strong>profesional dan transparan</strong>, mengingat tingginya perhatian publik.</p><p>Kasus penganiayaan terhadap Nenek Saudah sebelumnya memicu reaksi keras masyarakat dan organisasi bantuan hukum, yang mendesak agar aparat tidak berhenti pada satu pelaku serta mengusut tuntas latar belakang peristiwa tersebut.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pelaku-penganiayaan-nenek-saudah-ternyata-seorang-guru-agama_67VHbTWucr." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Nenek Saudah Dikeluarkan dari Komunitas Lubuk Aro, Publik Pertanyakan Penegakan Hukum</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/nenek&#45;saudah&#45;dikeluarkan&#45;dari&#45;komunitas&#45;lubuk&#45;aro&#45;publik&#45;pertanyakan&#45;penegakan&#45;hukum&#45;se7Skb55t0/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/nenek&#45;saudah&#45;dikeluarkan&#45;dari&#45;komunitas&#45;lubuk&#45;aro&#45;publik&#45;pertanyakan&#45;penegakan&#45;hukum&#45;se7Skb55t0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 07 Jan 2026 21:18:14 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman &#45; Masih ingat Nenek Saudah, lansia yang menjadi korban penganiayaan di Rao, Kabupaten Pasaman, beberapa waktu lalu? Kasus yang sempat menyita perhatian publik itu kini memasuki babak baru yang menuai tanda tanya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman -</strong> Masih ingat <strong>Nenek Saudah</strong>, lansia yang menjadi korban penganiayaan di <strong>Rao, Kabupaten Pasaman</strong>, beberapa waktu lalu? Kasus yang sempat menyita perhatian publik itu kini memasuki babak baru yang menuai tanda tanya.</p><p>Berdasarkan informasi yang beredar, Nenek Saudah disebut <strong>dikeluarkan dari komunitas masyarakat Jorong Lubuk Aro, Nagari Padang Matinggi</strong>. Bahkan, disebutkan pula bahwa <strong>warga yang mencoba membantu atau menyelesaikan persoalan yang melibatkan Nenek Saudah terancam sanksi sosial berupa pengeluaran dari nagari</strong>.</p><p>Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh tokoh adat serta perwakilan warga <strong>Jorong Lubuk Aro dan Polongan Duo</strong>, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan pandangan mereka terkait kronologi yang dinilai menjadi latar belakang mencuatnya kasus ini ke ruang publik dan media sosial.</p><p>Menurut penjelasan mereka, Nenek Saudah dianggap <strong>sering mengaku sebagai pemilik lahan</strong>, menolak berbagai aktivitas perbaikan fasilitas umum, serta disebut mengganggu aktivitas warga dalam mencari nafkah. Narasi inilah yang, menurut tokoh masyarakat setempat, menjadi pemicu konflik berkepanjangan.</p><p>Namun demikian, para <strong>niniak mamak dan tokoh masyarakat</strong> juga menyatakan harapan agar <strong>aparat penegak hukum</strong>, mulai dari tingkat <strong>Polsek hingga Polda Sumatera Barat</strong>, menangani perkara ini secara <strong>profesional, transparan, dan berbasis fakta hukum yang utuh</strong>, sehingga tidak memicu polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.</p><p>Di sisi lain, publik mempertanyakan satu hal mendasar:<br><strong>apa pun latar belakang konfliknya, apakah tindakan penganiayaan yang diduga mengarah pada upaya pembunuhan terhadap seorang nenek dapat dibenarkan atau dinormalisasi?</strong></p><p>Hingga beberapa hari pascakejadian, belum ada informasi resmi mengenai penangkapan pelaku. Kondisi ini memicu pertanyaan dan keresahan di ruang publik terkait <strong>keseriusan dan kecepatan penegakan hukum</strong> dalam kasus tersebut.</p><p>Kasus Nenek Saudah kini tak lagi sekadar persoalan konflik sosial, tetapi telah menjadi <strong>ujian bagi keadilan, perlindungan terhadap kelompok rentan, serta kepercayaan masyarakat terhadap aparat hukum</strong>.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/nenek-saudah-dikeluarkan-dari-komunitas-lubuk-aro-publik-pertanyakan-penegakan-hukum_7jO1oOcn3h." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->