Bos baru Twitter, Elon Musk, sudah berkicau tentang layanan langganan berbayar pada pekan ini. Strategi ini merupakan upaya membuat Twitter mengurangi ketergantungan pada iklan.
Baca Juga:
Kapal Induk Terbaru Angkatan Laut AS akan Dinamai Elon Musk
Twitter menjelaskan pembaruan ini akan tersedia di Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru dan Inggris.
Baca Juga:
Elon Musk Jual X ke Perusahaan AI Milik Sendiri Rp546 Triliun, Apa Maksudnya?
"Segera setelah kami mengonfirmasi ini berjalan baik di negara terdaftar dan kami sudah menyelesaikan pekerjaan terjemahan, layanan akan diluncurkan di seluruh dunia," tulis Musk dalam unggahannya.
Walau begitu menurut eksekutif pengembangan produk Twitter, Esther Crawford, pada Sabtu, layanan sudah tersedia tetapi belum dijalankan.[ays]