BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Banyak orang menyangka filsafat hanyalah satu bidang besar yang penuh teori membingungkan. Padahal, sejak zaman kuno, filsafat berkembang menjadi berbagai cabang yang masing-masing punya peran berbeda. Mengerti cabang-cabang ini penting agar kita tahu ke mana arah akal kita saat bertanya, dan di mana letak jawaban yang kita cari.
Filsafat adalah induk dari ilmu yang menyentuh hampir semua sisi kehidupan: "berfikir, berlogika, memilih, menghitung, berasumsi, lalu berkesimpulan. Sedangkan pertanyaan lanjutan: "Siapa kita, Bagaimana seharusnya kita hidup, Bagaimana cara bertahan hidup?" Semua itu dikelompokkan dalam cabang-cabang utama, yang sebenarnya saling terkait.
Baca Juga:
Tradisi Filsafat Timur dan Barat
1. Metafisika: Mencari Hakikat yang Tak Terlihat
Metafisika adalah cabang filsafat yang bertanya soal-soal yang paling dasar: keberadaan, realitas, ruang-waktu dan sebab-akibat. Pertanyaan yang muncul misalnya:
Apakah semesta ini punya awal dan akhir?
Baca Juga:
Dialektika: Dari Socrates hingga Hegel
Apakah Tuhan bisa dijelaskan oleh akal?
Apakah segala yang kita lihat nyata, atau hanya ilusi pikiran?
Apakah ilusi itu murni berasal dari proses pemikiran abstrak?