BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Seluma - Tokoh pemuda sekaligus tokoh masyarakat Kabupaten Seluma, Sukardianto, mengecam keras ucapan bernada SARA yang muncul dalam video viral berdurasi 1 menit 9 detik terkait penangkapan seorang warga Seluma yang diduga mencuri telepon genggam di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan.
Dalam video tersebut tampak seorang oknum warga Bengkulu Selatan mengeluarkan kalimat yang mempertentangkan etnis Lintang dan Seluma saat proses penangkapan, sehingga memicu reaksi dan keresahan di tengah masyarakat.
Baca Juga:
Jurnalis Ditangkap di Morowali, Polri: Tidak Terkait Profesi
Sukardianto menyebut tindakan tersebut sangat disayangkan, terlebih karena ucapan tersebut direkam dan disebarkan hingga memicu reaksi negatif di media sosial.
“Kami menyesalkan ucapan yang mengandung unsur SARA itu. Silakan aparat menjalankan proses hukum, tapi jangan membawa-bawa etnis atau asal-usul seseorang,” tegas Sukardianto, Selasa (9/12/2025).
Ia meminta oknum perekam video maupun pihak yang menyebarkan konten tersebut segera membuat klarifikasi dan permintaan maaf, demi mencegah melebarnya konflik sosial antarwarga dua daerah bertetangga tersebut.
Baca Juga:
KUHAP Atur Penangkapan Tanpa Izin Pengadilan, Wamenkum Ungkap Alasannya
“Kami minta oknum warga Bengkulu Selatan yang ada dalam video itu membuat klarifikasi. Jangan sampai muncul gesekan hanya karena ucapan tidak bijak di tengah emosi,” ujarnya.
Ketika ditemui untuk Konfirmasi maksud atas video beliau, Sukardianto Kamis (12/11/2025) juga mengimbau warga Seluma maupun Bengkulu Selatan untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, serta menyerahkan seluruh proses penanganan kasus pencurian HP tersebut kepada pihak kepolisian.
“Ini masalah kriminal biasa. Jangan ditarik ke isu identitas. Kita semua bersaudara,” tambahnya.
[Redaktur: Ramadhan HS]