SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Agam - Hujan deras yang mengguyur wilayah Maninjau sejak Minggu (28/12) menyebabkan debit air Batang Muaro Pisang meningkat signifikan. Luapan sungai membawa material batu dan kayu hingga menutup akses Jembatan Pasa Maninjau, Kabupaten Agam.
Air sungai meluber ke badan jalan dan mulai memasuki permukiman warga di sekitar jembatan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas terganggu dan aktivitas masyarakat setempat terhambat.
Baca Juga:
Berpacu dengan Waktu, Menteri PU Ungkap Kondisi Terkini Infrastruktur Area Bencana Sumatera
Material banjir yang menumpuk membuat alat berat belum dapat dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan, dikarenakan intensitas hujan masih tinggi - setidaknya sampai pukul 17.45 - hari Minggu (28/12/2025)
Warga di sekitar bantaran sungai diimbau tetap waspada terhadap potensi luapan susulan, mengingat curah hujan masih berpeluang tinggi.
Aparat setempat terus melakukan pemantauan sambil menunggu kondisi cuaca memungkinkan untuk penanganan lebih lanjut.
Baca Juga:
Karya Bakti TNI di Nias Dibuka Gubsu Bobby, Targetkan Pembangunan Jembatan dan RTLH
[Redaktur: Ramadhan HS]