BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menyiagakan layanan panggilan darurat 112 selama 24 jam selama libur Idul Fitri 1446 Hijriah, untuk mengakomodasi laporan masyarakat yang mengalami kejadian darurat dan membutuhkan pertolongan.
Kepala Bidang E-Government Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bengkulu Wiwik Rahayu di Bengkulu, Kamis (3/4/2025) menyebutkan bahwa dengan adanya layanan panggilan darurat 112, masyarakat dapat mudah melapor apabila terjadi hal yang bersifat darurat.
Baca Juga:
Jelang Hari Jadi, Logo HUT Kota Bekasi Ke-28 Tahun Resmi Diluncurkan
"Ya, meski libur lebaran, Call Center 112 kita tetap standby (siaga selama 24 jam) . Untuk jadwal para operator semua sudah ditetapkan," ujar dia.
Terang dia, selain siaga pada layanan panggilan darurat, para operator juga melakukan memantau arus mudik di Kota Bengkulu (setiap persimpangan) dari ruang Call Center 112, yang mana beberapa CCTV ada beberapa titik di persimpangan merupakan milik Pemkot Bengkulu.
Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya dalam membantu para petugas Ops Ketupat Nala di lapangan, dan jika ada kejadian di persimpangan atau yang masih terjangkau, Diskominfo dapat memberikan keterangan berdasarkan rekaman CCTV tersebut.
Baca Juga:
Tantangan Di Era Digital, Insan Pers Diminta Lebih Kredibel
"Mereka inilah nantinya yang non stop, siang dan malam bertugas untuk menerima laporan-laporan dari masyarakat yang membutuhkan pertolongan keadaan darurat," sebutnya.
Sementara itu, Kepolisian Resort Kota (Polresta) Bengkulu menyiagakan sebanyak 34 titik kamera pengawas atau Closed-Circuit Television (CCTV) di 16 lokasi yang ada di Kota Bengkulu.
"CCTV di Kota Bengkulu yang tersebar di sejumlah titik yang terkoneksi Polresta dan Polda Bengkulu kita manfaatkan untuk melakukan pemantauan," kata Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno.