Sebagian orang menganggap filsafat sudah usang. "Untuk apa berpikir terlalu jauh, dunia ini toh sudah diatur sains, teknologi, dan agama?" Tapi justru di zaman modern, filsafat makin dibutuhkan.
Sains memberi data, tapi tidak memberi makna. Teknologi memberi kemudahan, tapi juga ancaman. Agama memberi tuntunan, tapi sering kali terjebak tafsir sempit atau kepentingan kekuasaan. Di tengah kebingungan itu, filsafat berperan sebagai penyaring akal: ia membantu manusia memilah, menimbang, dan mencari pijakan yang rasional dan jernih.
Baca Juga:
Tradisi Filsafat Timur dan Barat
Filsafat tidak memberi semua jawaban., namun mengajarkan kita cara bertanya yang benar. Ia melatih bagaimana menyusun premis, menguji argumen, membedakan mana fakta, opini, ilusi bahkan mitos. Kemampuan ini lebih berharga dari sekadar hafalan dan teori, justru ia sebagai benteng pertahanan atas kesesatan berfikir (logical fallacy) di jaman informasi yang semakin terbuka.
Untuk artikel lengkap : Filsafat Logika (Ep-1) | Apa itu filsafat dan Mengapa Masih Penting?
Seri 1: https://bengkulu.wahananews.co/khas/catatan-filsafat-l41csTGYm4
Baca Juga:
Dialektika: Dari Socrates hingga Hegel
[Redaktur: Ramadhan HS]