BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi kembali melakukan peninjauan ke sejumlah titik rawan banjir di wilayah Kota Bengkulu, menyusul meningkatnya debit air Sungai Bengkulu akibat tingginya curah hujan di daerah hulu.
Peninjauan tersebut difokuskan pada kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang selama ini menjadi langganan banjir tahunan. Beberapa wilayah yang menjadi perhatian serius di antaranya Tanjung Agung, Tanjung Jaya, Semarang, Suka Merindu, Sawah Lebar, hingga Rawa Makmur.
Baca Juga:
AHY Sambangi Bengkulu, Pastikan Generasi Muda Dapat Pendidikan Layak dan Bermutu
Dari hasil pantauan di lapangan, kawasan Tanjung Agung dinilai mulai relatif aman setelah dilakukan peninggian jalan pada tahun sebelumnya. Namun, kondisi berbeda masih terlihat di Rawa Makmur, di mana akses jalan utama kerap terendam air dan menjadi titik lemah saat hujan dengan intensitas tinggi.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bengkulu langsung mengajukan permohonan bantuan kepada Gubernur Bengkulu Helmi Hasan untuk penanganan infrastruktur di wilayah tersebut.
Upaya tersebut membuahkan hasil positif. Pemerintah Provinsi Bengkulu menyetujui rencana peninggian jalan dan pembangunan drainase di jalur utama Rawa Makmur yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun 2026.
Baca Juga:
Kejati Bengkulu Geledah Rumah 9 Koruptor Batubara Rp500 Miliar: Barang dan Sertifikat Berharga Disita.
“Alhamdulillah, Bapak Gubernur sudah setuju. Sinergi ini sangat penting karena jalur tersebut merupakan kewenangan provinsi. Pembangunan drainase dan peninggian jalan akan menjadi solusi permanen agar aktivitas ekonomi warga tidak lumpuh saat hujan kiriman datang,” ujar Dedy Wahyudi.
Selain dukungan dari pemerintah provinsi, Pemerintah Kota Bengkulu juga telah menganggarkan perbaikan jalan tanggul di kawasan Rawa Makmur melalui APBD tahun ini. Jalan tersebut selama ini menjadi jalur alternatif warga dan kerap terdampak luapan air.
Pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen pasangan Dedy–Ronny dalam mempercepat pemerataan pembangunan. Pada tahun 2026, Pemkot Bengkulu menargetkan pembangunan 200 link jalan di berbagai wilayah kota.