Bengkulu.WahanaNews.co | Harimau kembali memangsa sapi milik warga saat masuk ke Desa Lubuk Talang, Kecamatan Malin Deman, Mukomuko, Bengkulu.
Tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah Bengkulu dan Lampung, Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Sebelat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Balai KSDA Resort Air Hitam, Kabupaten Mukomuko, serta Wildlife Conservation Society (WCS) memasang perangkap harimau Sumatera.
Baca Juga:
AHY Sambangi Bengkulu, Pastikan Generasi Muda Dapat Pendidikan Layak dan Bermutu
Pemasangan perangkap berawal dari konflik antara harimau dan warga setempat. Pasalnya, harimau itu memangsa satu ekor sapi milik warga di Desa Lubuk Talang.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu dan Lampung Said Jauhari mengatakan konflik harimau dengan masyarakat kembali terjadi. Said menjelaskan tim sempat mengusir harimau agar kembali ke dalam hutan.
"Sebelum memasang perangkap, tim gabungan berkoordinasi dengan masyarakat setempat terkait lokasi pemasangan perangkap," kata Said saat dimintai konfirmasi, Sabtu (19/3/2022).
Baca Juga:
Kejati Bengkulu Geledah Rumah 9 Koruptor Batubara Rp500 Miliar: Barang dan Sertifikat Berharga Disita.
Said menyebut tim tidak hanya memasang perangkap harimau. Dia membeberkan tim gabungan juga memancing kemunculan harimau dengan memberi umpan satu ekor kambing.
Adapun tim WCS juga melakukan kegiatan sosialisasi terkait konflik harimau untuk memberi edukasi kepada warga. Sosialisasi juga berisi bagaimana cara berternak dengan aman agar terhindar dari serangan satwa liar.[gab]