BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mengembangkan dan mengoptimalkan aplikasi Sistem Informasi Investasi Kota Bengkulu (SIKOLU) serta sistem Online Single Submission (OSS) untuk menarik minat investor menanamkan modal di daerah tersebut.
Melalui aplikasi tersebut, pemerintah kota juga menghadirkan layanan perizinan berbasis digital guna menciptakan iklim investasi yang kondusif demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga:
Helmy Yahya: Kawasan Rebana Berpotensi Jadi Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat
"Saat ini pemerintah memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha lewat aplikasi inovatif bernama Sistem Informasi Investasi Kota Bengkulu (SIKOLU)," kata Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bengkulu Feri Agustian di Bengkulu, Rabu (2/7/2026).
Ia menyebut bahwa aplikasi digital tersebut menyajikan berbagai informasi penting secara komprehensif, mulai dari peluang investasi, sektor usaha potensial, hingga peta lokasi pengembangan investasi di Kota Bengkulu.
Kemudian, untuk proses perizinan kini terintegrasi secara daring melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang dapat membantu pelaku usaha mengurus berbagai kebutuhan perizinan secara lebih mudah, cepat dan efisien.
Baca Juga:
Diplomasi Tak Lagi Monopoli Pemerintah Pusat, BKSAP Ajak Daerah Aktif di Kancah Global
Dengan adanya kemudahan dalam mengurus izin usaha merupakan kunci utama untuk membangun kepercayaan para investor dan pemerintah kota terus berkomitmen penuh untuk memfasilitasi setiap modal yang masuk dengan pelayanan yang bersih dan akuntabel.
"Kemudahan berusaha menjadi salah satu kunci untuk menarik investor masuk ke Kota Bengkulu. Pemerintah terus berkomitmen memberikan pelayanan perizinan yang cepat, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar dia.
Feri menerangkan saat ini pihaknya terus melakukan inovasi layanan digital secara masif dan melakukan promosi investasi, untuk itu Pemkot Bengkulu optimistis realisasi investasi akan terus meningkat secara signifikan.