BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Mukomuko - Praktisi hukum Muslim Chaniago mendukung rencana Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, untuk menerapkan retreat bagi pejabat birokrasi dan kepala desa yang baru dilantik, karena program ini dapat membantu mereka memahami hukum serta tugas dan fungsinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Direktur Kantor Hukum MCH & Partners Kabupaten Mukomuko, Muslim Chaniago, mengatakan bahwa retreat—yang berarti pembekalan atau masa pengasingan sementara merupakan langkah yang baik sebelum pejabat mulai menjalankan tugasnya.
Baca Juga:
3 Peserta Retreat Dibawa ke RS, Ada Juga yang Pulang Duluan Karena Anak Sakit
"Sangat bagus jika seseorang menjalani pembekalan terlebih dahulu sebelum mulai bertugas, baik sebagai camat, kepala desa, maupun jabatan lainnya. Dengan begitu, mereka memahami tugas dan wewenangnya sebelum mulai bekerja," katanya di Mukomuko, Senin (24/2/2025).
Muslim menekankan program ini harus dilaksanakan secara efektif agar benar-benar bermanfaat bagi pejabat dalam menangani persoalan masyarakat.
"Jika diterapkan dengan baik, retreat dapat membantu pejabat memahami tanggung jawabnya dalam melayani rakyat," ujarnya.
Baca Juga:
Kader PDI-P Antusias Ikut Retreat, Ini Hasil Lobi Pramono Anung ke Kemendagri
Namun, ia mengingatkan bahwa sebaiknya pejabat yang diangkat sudah memiliki pemahaman dasar mengenai hukum serta tugas dan fungsinya sebelum mengikuti program ini.
"Program ini bagus, tetapi yang lebih penting adalah memastikan bahwa pejabat yang diangkat profesional dan sudah memahami tugas serta fungsinya. Jangan sampai mengangkat pejabat yang tidak mengenal tugasnya," katanya.
Menurut dia,, jika pejabat yang diangkat tidak memahami tugas dan fungsi jabatannya sejak awal, maka program retreat kemungkinan tidak akan efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.