Kendati demikian, katanya, banjir tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian diperkirakan cukup besar dan kini masih dalam pendataan BPBD Lebong mengingat ada belasan jembatan gantung putus, puluhan rumah rusak terutama bagian dapur, areal pertanian, ternak, jalan dan fasilitas publik lainnya yang sempat terendam banjir.
Sejauh ini pihaknya bersama dengan TNI/Polri sudah mendirikan posko penanggulangan bencana, dapur umum serta menyiagakan pelayanan kesehatan serta obat-obatan guna mengantisipasi munculkan penyakit pascabanjir.
Baca Juga:
Kementerian PKP Mau Bangun 60.000 Rusun Buat Warga Miskin-TNI/Polri, Butuh Rp38,7 Triliun
[Redaktur: Amanda Zubehor]