Program perbaiki jalan, drainase dan trotoar tersebut dilakukan sebagai langkah respons pemerintah kota atas berbagai keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan, buruknya sistem drainase, hingga genangan air yang kerap muncul saat musim hujan di Kota Bengkulu.
"Untuk proyek infrastruktur tersebut saat ini memasuki tahap akhir proses lelang dan ditargetkan mulai dikerjakan pada awal Juni 2026. Kami mempercepat seluruh proses agar pekerjaan bisa segera dimulai. Dokumen paket pekerjaan sudah berada di Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan minggu ini ditargetkan selesai proses lelangnya," terang Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman.
Baca Juga:
Musim Penghujan, PUPR Pagar Alam Pastikan Pekerjaan Jalan Sesuai Standar Teknis
Untuk anggaran sebesar Rp19,3 miliar tersebut difokuskan pada pembangunan dan rehabilitasi drainase, peningkatan kualitas jalan, serta penataan trotoar di sejumlah titik yang selama ini menjadi perhatian warga.
Salah satu fokus utama proyek tersebut yaitu mengatasi persoalan drainase yang selama ini menjadi penyebab genangan air di sejumlah kawasan perkotaan, sehingga pembangunan tidak hanya berorientasi pada penataan kawasan, tetapi juga pada peningkatan fungsi infrastruktur pengendali banjir.
[Redaktur: Amanda Zubehor]