BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menargetkan sekitar 600 lulusan SMA dan SMK pada 2026 untuk dipersiapkan bekerja di luar negeri sebagai upaya mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM).
"Mereka diarahkan ke jurusan-jurusan tertentu yang khusus memang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan di negara lain, salah satunya di Jepang, sehingga dengan adanya program ini mereka tamat langsung bekerja. Ini salah satu program kami mengurangi angka pengangguran, terutama pada kelompok SMA dan SMK," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Senin (6/7/2026).
Baca Juga:
Pemprov Jabar Klarifikasi Soal Perubahan Skor SPMB SMA/SMK “Maung” Jalur Prestasi Non-Akademik
Herwan mengatakan program tersebut dirancang agar lulusan pendidikan menengah memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri di luar negeri. sehingga dapat langsung terserap ke dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Menurut dia, penempatan tenaga kerja ke luar negeri menjadi salah satu strategi pemerintah daerah menyerap angka lulusan SMA dan SMK yang memutuskan belum melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Pasar kerja di luar negeri seperti Jepang, kata dia, masih sangat terbuka dengan tingkat kesejahteraan yang lebih baik. Hal tersebut menjadi peluang bagi tenaga kerja asal Bengkulu untuk meningkatkan kemampuan, sekaligus memperoleh penghasilan yang lebih tinggi.
Baca Juga:
Nilai TKA 2025 Rendah, Pemerintah Evaluasi Perguruan Tinggi dan Mutu Pengajar
"Karena inilah salah satu cara kami, pemerintah mengurangi angka pengangguran dengan mempekerjakan para tenaga profesional, tenaga kerja kita ke luar negeri. Karena pasar luar negeri sangat menjanjikan, terutama dari segi gajinya," ujar Herwan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu Zulhendri mengatakan pada 2026 ini telah ada 86 lulusan SMK dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu yang siap diberangkatkan ke Jepang.
Mereka telah menjalani pelatihan melalui Kelas Industri Jepang Daikokuten School bekerja sama dengan Gaia International Japan.