BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Rejang Lebong - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Bengkulu, Hendri Praja, meminta program orang tua asuh yang melibatkan para pejabat daerah diperkuat agar seluruh anak yatim dan anak telantar di wilayah tersebut dapat memperoleh bantuan dan pendampingan.
"Program orang tua asuh Pemkab Rejang Lebong harus diperkuat, karena ini merupakan kepedulian kita terhadap anak yatim piatu dan anak kurang mampu. Jangan sampai ada anak yatim dan telantar yang tidak dibantu," katanya saat meninjau kondisi seorang anak yatim piatu dan telantar di Kecamatan Curup, Rabu (1/7/2026).
Baca Juga:
BPBD Rejang Lebong Imbau Warga 15 Kecamatan Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem
Hendri Praja mengatakan jumlah anak yatim tersebar di 15 kecamatan berdasarkan pendataan oleh bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Rejang Lebong saat ini mencapai 1.200 jiwa.
Kalangan anak yatim tersebut, kata dia, sebagian besar sudah menjadi anak asuh dari pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Rejang Lebong dalam program orang tua asuh.
"Kepala Bagian Kesra saya minta anak yang belum termasuk dalam program anak asuh ini agar dimasukkan sebagai salah satu anak asuh Pemkab Rejang Lebong," tegasnya.
Baca Juga:
OTT Bengkulu, Plt. Bupati Hendri Jadi Saksi Kunci Dugaan Suap Proyek
Menurut dia, perhatian terhadap anak yatim piatu dan anak telantar bukan hanya terfokus yang berdiam di wilayah perkotaan, namun harus menjangkau seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.
Dia meminta pihak kecamatan, kelurahan dan desa, hingga ketua RT/RW agar dapat mendata serta melaporkan keberadaan mereka ini ke Pemkab Rejang Lebong, sehingga bisa diberikan bantuan.
Dengan adanya perhatian dari pemerintah daerah tersebut, diharapkan tidak ada lagi anak yatim dan anak-anak telantar di Kabupaten Rejang Lebong yang luput dari perhatian pemerintah.
[Redaktur: Amanada Zubehor]