Lanjut Rizon, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu atas meningkatnya produksi dan kualitas kopi di wilayah tersebut.
Terang dia, potensi kopi di Provinsi Bengkulu sangat diperhitungkan, baik itu di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.
Baca Juga:
Catat Transaksi WIITEX 2026 Hingg Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
"Kita akan terus mendorong para petani untuk menjaga kualitas kopi yang mereka tanam kedepannya, karena potensi kopi ini sangatlah besar," jelas Rizon.
[Redaktur: Amanda zubehor]