Informasi lain menyebutkan bahwa suami YR sudah menaruh curiga sejak beberapa hari terakhir. Ia kemudian mengikuti pergerakan YR, hingga akhirnya memergoki keduanya di kosan perbatasan Kampung Melayu – Riak Siabun.
Begitu pintu dibuka, suami YR langsung meneriaki keduanya dan memanggil warga. HA sempat mendapat pukulan dari warga yang terpancing emosi.
Baca Juga:
HA Resmi Dinonaktifkan Bupati Seluma
Walau Berakhir Damai, Integritas Pejabat Dipertanyakan Publik
Setelah kejadian, HA dan YR dibawa ke Balai Desa Riak Siabun. Perangkat desa lalu memanggil Bhabinkamtibmas. Namun karena ini adalah kasus moral dan tidak ada delik aduan dari suami YR, perkara akhirnya diputuskan damai.
Seorang tokoh Agama, H. Basri menyebut penyelesaian damai bukan berarti kasus selesai.
Baca Juga:
YR Terancam Pemecatan: Usai Dugaan Asusila dengan HA, Camat Air Periukan
“Kami menghargai damai, itu urusan mereka. Tapi pejabat publik yang digaji rakyat harus tetap diproses secara kedinasan,” ujarnya
[Redaktur: Ramadhan HS]