Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, Kompol Sujud Alif Yulamlam, membenarkan adanya insiden penyerangan tersebut. Ia menyebut pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan awal dari korban.
“Belum bisa dipastikan apakah pelaku merupakan geng motor atau bukan. Kami sudah mengarahkan korban untuk segera membuat laporan resmi agar kasus ini bisa kami tindaklanjuti dan ungkap,” tegasnya.
Baca Juga:
Rumah Dosen UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu Dilalap Api, Bangunan dan Kandang Ayam Ludes Terbakar
Warga Resah, Minta Pelaku Ditindak
Aksi brutal kelompok bermotor di Kota Bengkulu bukan kali pertama terjadi. Dalam dua tahun terakhir, serangkaian kasus serupa kerap menimbulkan korban luka dan keresahan masyarakat.
Sejumlah kasus bahkan mengungkap fakta bahwa pelaku masih berstatus pelajar tingkat SMP dan SMA. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan keselamatan saat beraktivitas, terutama pada malam hingga dini hari.
Baca Juga:
Pemuda di Bengkulu Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Oknum TNI dan Polri
Masyarakat berharap aparat penegak hukum bersama pemerintah daerah bertindak tegas dan serius dalam memberantas kejahatan jalanan agar Kota Bengkulu kembali aman dan kondusif.
[Redaktur: Ramadhan HS]