Namun, kenaikan upah itu terasa semu.
Sebab, dengan laju kenaikan upah yang ada di bawah inflasi, alih-alih naik, yang terjadi justru sejatinya penurunan pendapatan.
Baca Juga:
SMA Yoanes XXIII Merauke Borong Prestasi, Juara Umum OSN dan Tiga Siswa Lolos Nasional
Nominal upah memang meningkat, tetapi secara riil, upah terkikis oleh kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.
Terlebih, mengingat penentuan upah minimum 2022 masih mengacu pada inflasi tahun 2021.
Jika inflasi tahun depan meningkat sesuai prediksi dan tren ekonomi global, daya beli pekerja akan semakin tergerus.
Baca Juga:
Menuju Raja Geotermal Dunia, PLN Akselerasi Pengembangan Panas Bumi Nasional
Jangankan untuk menghidupi anggota keluarga, untuk diri sendiri saja akan kurang.
Jalan Tengah